ADVERTISEMENT

Pegawai Bergaji Rp 60 Juta Dites Urine Usai Rampok Bank, Ini Hasilnya

Wildan Noviansyah - detikNews
Kamis, 07 Apr 2022 15:06 WIB
Tampang pegawai bank tersangka perampokan bank di Jaksel
Tampang pegawai bank tersangka perampokan bank di Jaksel. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

BS (43), pria perampok Bank BJB cabang Fatmawati di Cilandak, Jakarta Selatan, ditangkap polisi. BS diminta menjalani tes urine oleh polisi. Apa hasilnya?

"Kita udah tes urine di awal. Aman dia hasilnya. Negatif," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Ridwan Soplanit, Kamis (7/4/2022).

Terinspirasi Money Heist

Diketahui, staf HRD di sebuah bank swasta ini merampok dengan menggunakan senjata airsoft gun lantaran terinspirasi oleh film 'Money Heist'. Ia melakukan perampokan karena terlilit utang.

"Iya, (film) MH (Money Heist). Yang film di TV berbayar yang depannya 'N' (Netflix) kan ada film perampokan yang judulnya ada money-money-nya itu. Dia terinspirasi dari situ," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi kepada wartawan, Kamis (7/4/2022).

'Money Heist' merupakan serial drama Spanyol. Film ini mengisahkan tentang sekelompok perampok bank yang dipimpin oleh seseorang berjulukan 'Profesor'.

Menurut Budhi, tersangka BS kerap menonton serial 'Money Heist' sehingga membuatnya terinspirasi melakukan perampokan bank. Namun perampokannya itu gagal total.

Terlilit Utang

Perampokan terjadi pada Selasa (5/4) lalu. BS sempat meletuskan senjata airsoft gun saat melakukan perampokan tersebut.

Namun aksi BS ini digagalkan oleh petugas satpam bank. BS mengaku sebagai pegawai bank swasta dengan gaji Rp 60 juta per bulan. Ia mengaku nekat merampok karena terlilit utang Rp 1,5 miliar.



Simak Video "1 Orang Tewas dalam Tabrakan Truk di Jaksel"
[Gambas:Video 20detik]
(isa/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT