Demokrat Kritik Jokowi Marahi Menteri di Publik: Jangan Lempar Tanggung Jawab!

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 07 Apr 2022 13:25 WIB
AHY dan Benny Kabur Harman (Dok. Instagram AHY).
AHY (kiri) dan Benny Kabur Harman (Foto: dok. Instagram AHY)
Jakarta -

Partai Demokrat menilai teguran Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap para menterinya terkait kenaikan minyak goreng hingga bahan bakar minyak (BBM) tidak menyelesaikan masalah. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman mendesak Jokowi mengganti para menteri yang bertanggung jawab atas persoalan itu.

Awalnya Benny menyinggung terkait sistem presidensial di Indonesia yang tidak mengenal tanggung jawab menteri. Dia menyebut kegagalan menteri merupakan kegagalan presiden.

"Dalam sistem presidensial seperti yang kita anut, tidak dikenal menteri bertanggung jawab. Tidak dikenal menteri bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukannya. Kesalahan menteri adalah tanggung jawab presiden. Kegagalan menteri adalah kegagalan presiden. Rakyat bisa memberhentikan presiden, DPR dapat meminta presiden diberhentikan, tapi DPR tidak bisa memberhentikan menteri," kata Benny saat dihubungi, Kamis (7/4/2022).

Benny menyebut teguran Jokowi terhadap para menterinya tidak akan menyelesaikan masalah. Karena itu, kata dia, Jokowi perlu mengambil sikap memberhentikan para menteri terkait.

"Memarahi para menteri pembantu presiden di depan umum dan disiarkan tidak menyelesaikan masalah. Masalah itu harus diselesaikan sendiri oleh presiden sendiri. Misalnya dengan memberhentikan para menterinya itu," ucapnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi III DPR ini meminta agar Jokowi tidak melemparkan tanggung jawab atas kesalahan para menterinya. Dia sekali lagi meminta Jokowi mengambil alih persoalan dan mengganti para menterinya.

"Presiden jangan melemparkan tanggung jawab kepada para menteri pembantunya atas kesalahan yang mereka lakukan. Kesalahan yang dilakukan para menteri pembantu presiden harus diambil alih dan menjadi tanggung jawab presiden. Jika ada menteri yang melanggar UUD atau gagal harus segera diberhentikan dan diganti!" tegasnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'Kala Jokowi Semprot Menteri Gegara Pertamax Naik-Urus Pemilu':

[Gambas:Video 20detik]