Kaliurang Dibuka, Pedagang Lega
Jumat, 26 Mei 2006 06:58 WIB
Sleman - Dibukanya kembali obyek wisata Kaliurang Kecamatan Pakem, Sleman membuat para pedagang dan pengelola obyek wisata lega. Mereka bisa berdagang kembali seperti sedia kala sehingga ekonomi keluarga tidak terganggu."Kita bersyukur Kaliurang dibuka kembali oleh Pemerintah Sleman. Kita dapat jualan lagisehingga tidak nganggur lagi dirumah, meski belum begitu ramai," kata Ny Surdi (45) warga Dusun Tritis Desa Wonokerto Kecamatan Turi kepada detikcom, Jumat (26/5/2006).Sejak Merapi dinyatakan Awas, dirinya bersama para pedagang lainnya terpaksa ada yang menganggur di rumah dan tidak berjualan. Meski pemerintah sudah menyiapkan tempat penampungan sementara di depan Rumah Sakit (RS) Ghrasia di kecamatan Pakem mereka tetap tidak menggunakannya."Memang ada yang mau menempati tempat penampungan sementara di sana, tapi saya dan beberapa pedagang lainnya ada yang memilih tinggal dirumah saja," kata Surdi yang biasa berdagang buah-buahan dan makanan di dekat tempat parkir Tlogo Putri itu.Saat menganggur dan tidak ada pemasukan, dirinya terpaksa menjual kambing untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Namun kini dia mulai merasa lega karena dirinya mulai berjualan lagi meski dagangannya belum laku terjual semuanya. "Pelan-pelan lagi," ujarnya.
(mar/)











































