Pria Katolik Gugat UU Gegara Tak Bisa Nikahi Muslim: Perkawinan Hak Asasi

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 07 Apr 2022 09:18 WIB
Sidang putusan gugatan hasil Pilpres 2019 dimulai. Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) siap membacakan putusan atas permohonan gugatan Pilpres.
Ilustrasi sidang MK (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Ramos Petege mengajukan judicial review UU Perkawinan ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena UU Perkawinan menyebabkan dirinya yang Katolik tidak bisa menikah dengan wanita muslim. Ramos mengutip pendapat Ketua MK Anwar Usman.

"Bahwa hakikatnya perkawinan adalah suatu hak asasi yang merupakan ketetapan takdir Tuhan. Sebagaimana kami juga mengutip apa yang pernah disampaikan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Prof Dr Anwar Usman bahwa menikah dengan siapa pun, pasangannya merupakan ketetapan atau takdir Allah. Salah satu hak mutlak Allah untuk menentukan jodoh, baik jodoh berkelanjutan maupun jodoh yang pertama adalah Allah yang menentukan," kata kuasa Ramos Petege, Dixon Sanjaya, sebagaimana tertuang dalam risalah sidang MK, Kamis (7/4/2022).

Pernyataan Anwar Usman yang dimaksud di atas disampaikan di sebuah kampus di Jawa Tengah. Hal itu menanggapi desakan agar dirinya mundur dari jabatan hakim konstitusi karena akan menikahi adik Presiden Jokowi.

"Bahwa hak untuk menikah dan hak untuk beragama, keduanya adalah hak konstitusional warga negara yang tidak boleh dihambat dengan cara apa pun, juga oleh negara. Setiap orang berhak menikah dengan siapa pun, terlepas dari perbedaan agama. Oleh karenanya, negara tidak bisa melarang atau tidak mengakui pernikahan beda agama. Harus ada suatu solusi yang diberikan oleh negara bagi mereka yang akan melangsungkan perkawinan beda agama," ucap Dixon.

Atas perkawinan beda agama, saat ini ada beberapa solusi. Pertama, melakukan perkawinan di luar negeri, yang merupakan bentuk penyelundupan hukum, di mana negara telah memaksa warganya sendiri untuk memanfaatkan celah hukum.

"Artinya, negara mengarahkan kepada rakyatnya supaya tidak patuh terhadap yang dibentuknya.," ucanya.

Simak juga 'Momen Pernikahan Stafsus Jokowi yang Viral Gelar Prosesi Nikah 2 Cara':

[Gambas:Video 20detik]