Ketua JoMan Puji Jokowi Larang Menteri Bicara Penundaan Pemilu: Demokratis

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Apr 2022 15:08 WIB
Ketua JoMan Immanuel Ebenezer (Wildan-detikcom)
Ketua JoMan Immanuel Ebenezer (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Ketua Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer memuji Presiden Jokowi yang meminta menterinya berhenti membicarakan penundaan pemilu atau perpanjangan 3 periode. Noel menyebut pernyataan ini menegaskan bahwa Jokowi adalah seorang yang menjunjung demokrasi.

"Ini bukti Presiden adalah seorang yang demokratis. Meski beliau dikelilingi kaum oligarki kaya yang ingin mengedepankan kepentingan kelompoknya, Presiden tetap lugas menolak," kata Noel kepada wartawan, Rabu (6/4/2022).

Noel menyebut akan terus menjaga Jokowi agar terus berada di jalur demokrasi. Noel menegaskan Jokowi sosok yang demokratis.

"Jokowi harus dijaga dari pemikiran jahat. Kami kalangan sipil prodemokrasi menentang cita-cita otoritarian tersebut," kata Noel.

Noel mengungkap ada banyak dampak dari pemikiran memperpanjang masa jabatan presiden. Pemerintah, katanya, hanya akan mengundang kontroversi jika terus membicarakan isu tersebut.

"Ketiganya berujung kepada instabilitas yang akan menyusahkan rakyat sendiri. Jadi setop sejak sekarang wacana tersebut," kata Noel, yang mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta para menteri sensitif terhadap kesulitan rakyat serta memiliki empati. Para menteri harus bisa menjelaskan penyebab kondisi sulit saat ini dan langkah-langkah apa yang dilakukan.

"Jelaskan situasi global yang sedang sangat sulit, sampaikan dengan bahasa rakyat dan langkah-langkah yang sudah diambil pemerintah itu apa dalam menghadapi krisis dan inflasi," kata Jokowi dalam sidang kabinet paripurna yang diikuti para menteri pada Rabu (5/4). Arahan Jokowi ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4).

Jokowi meminta para menteri tidak membuat polemik di masyarakat. Larangan itu termasuk soal polemik penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

"Jangan menimbulkan polemik di masyarakat, fokus pada bekerja dalam penanganan kesulitan yang kita hadapi," ujar Jokowi.

"Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan. Ndak," katanya.

Simak Video 'Larangan Jokowi Agar Menteri Tak Bahas Perpanjangan Masa Jabatan Presiden':

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/tor)