Mantan Jubir Jokowi Fadjroel Rachman: 2 Periode Harga Mati!

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 06 Apr 2022 11:49 WIB
Jubir Presiden, Fadjroel Rachman
Fadjroel Rachman (Andika/detikcom)
Jakarta - Mantan juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman, menyerukan soal dua periode harga mati. Pernyataan itu disampaikan di tengah riuh perbincangan isu presiden tiga periode.

"Dua periode harga mati!," demikian tulisan di foto yang diunggah di akun Instagram-nya, Rabu (6/4/2022).

Postingan itu menuai reaksi dari sejumlah netizen. Fadjroel kemudian membalas komentar tersebut.

"Ya kita percaya Pak @jokowi," ujar Fadjroel.

Lewat pesan singkat, Fadjroel menceritakan pengalamannya saat dipenjara di bawah pemerintahan Presiden ke-2 RI Soeharto untuk memperjuangkan presiden 2 periode. Menurut Fadjroel, jabatan presiden hanya 2 periode merupakan konsensus nasional.

"Saya bicara sebagai eksponen gerakan reformasi 1998. 3 Tahun di penjara di bawah rezim Soeharto (LP Nusakambangan dan LP Sukamiskin) memperjuangkan agar presiden Indonesia hanya 2 periode melalui amandemen ke-1 UUD 1945, ini konsensus nasional untuk membangun demokrasi. Jadi bila ada yang mengubah konsensus nasional itu berarti mengkhianati reformasi dan demokrasi," ujar Fadjroel.

Sebelumnya, Jokowi juga berbicara soal teriakan 3 periode yang disampaikan warga saat dia berkunjung di daerah. Jokowi mengaku sering mendengar teriakan seperti itu.

"Yang namanya keinginan masyarakat, yang namanya teriakan-teriakan seperti itu kan sudah sering saya dengar," kata Jokowi setelah meninjau Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (30/3).

Hal itu disampaikan Jokowi terkait pertanyaan soal teriakan 3 periode dari warga yang terdengar dalam perjalanan dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menuju Pasar Baledono di Purworejo hingga pasar rakyat di Magelang.

Jokowi mengaku tetap patuh pada konstitusi. Dia mengatakan konstitusi telah mengatur secara jelas pembatasan masa jabatan presiden.

"Tetapi yang jelas, konstitusi kita sudah jelas. Kita harus taat, harus patuh terhadap konstitusi, ya," ujar Jokowi.

Simak Video: Mendagri Respons Komisi II soal Sanksi Kepala Desa Teriak 3 Periode Jokowi

[Gambas:Video 20detik]



(knv/tor)