ADVERTISEMENT

17 Remaja Terlibat Tawuran di Cibinong Diamankan, Samurai-Celurit Disita

M Sholihin - detikNews
Rabu, 06 Apr 2022 11:41 WIB
17 Remaja Terlibat Tawuran di Cibinong
Foto: M Sholihin/detikcom
Bogor -

Sebanyak 17 remaja diamankan polisi karena terlibat tawuran di Cibinong, Kabupaten Bogor. Dua senjata tajam rakitan diamankan.

"Total yang diamankan itu ada 17 orang, rata-rata usianya masih remaja, masih SMA. Barang bukti yang diamankan itu ada samurai dan celurit, tapi sajamnya itu rakitan semua," kata Kapolsek Cibinong AKP Adhimas Sariono Putra, Rabu (6/4/2022).

Adhimas menjelaskan 17 orang itu diamankan di dua lokasi berbeda di Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Selasa (5/4/2022) malam. Saat itu anggota Polsek Cibinong yang sedang berpatroli mendapat informasi tawuran antar-remaja di Kelurahan Harapan Jaya.

Dari lokasi pertama, polisi mengamankan sembilan remaja yang diduga terlibat tawuran berikut barang bukti sajam hasil modifikasi menyerupai celurit. Polisi kembali mendapat informasi adanya sekelompok remaja diduga hendak tawuran di Gang M Toha Kelurahan Harapan Jaya. Dari lokasi ini polisi mengamankan 8 remaja dengan barang bukti sajam jenis pedang hasil modifikasi.

"Jadi malam itu ada dua TKP, pertama di Jalan Alfalah dan kedua di Cikaret, dua TKP di satu kelurahan, Kelurahan Harapan Jaya. Dari TKP pertama, kita amankan 9 orang dan sudah terjadi tawuran. Dari TKP kedua, kita amankan 8 orang dan di TKP kedua ini belum terjadi tawuran. Kita periksa ketika mereka kumpul-kumpul dan kita dapati sajam dan terindikasi mau tawuran. Jadi kita lakukan pencegahan," beber Adhimas.

Adhimas menyebut Kelurahan Harapan Jaya termasuk salah satu kawasan yang dipantau karena kerap terjadi tawuran antar-remaja. Patroli dan pelibatan masyarakat dilakukan untuk antisipasi tawuran yang biasanya marak terjadi di bulan Ramadan.

"Titik-titik rawan tawuran sudah kita petakan. Di hari-hari biasa juga memang ada tawuran. Karena itu, kami Polsek Cibinong secara rutin patroli dan berkoordinasi dengan para Bhabinkamtibmas dan ketua lingkungan untuk antisipasi kejadian-kejadian serupa," kata Adhimas.

"Kami juga imbau kepada masyarakat apabila sudah masuk jam-jam rawan lebih baik di dalam rumah, istirahat atau menggunakan waktunya untuk ibadah," tambahnya.

(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT