Depdagri Diminta Tunda Lantik Gubernur Papua Barnabas Suebu
Rabu, 24 Mei 2006 19:01 WIB
Jakarta -
Massa dari Forum Pembela Demokrasi Papua (FPDP) mendesak Depdagri menunda pelantikan pasangan gubernur Papua terpilih Barnabas Suebu-Alex Hasegem. Mereka menuding ada penggelembungan suara.FPDP yang mendukung pasangan calon gubernur Papua Lukas Enembe dan Arobi Ahmad Aitaurauw ini bahkan meminta khusus di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, dilakukan pilkada ulang."Dalam putusan MA kemarin kan tidak jelas dan mengembalikan lagi kepada pihak yang berwenang untuk menyampaikan permasalahan di distrik tersebut," kata koordinator FPDP Ham Pagawak di Depdagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (24/5/2006).Ham menuding di Kurima terjadi penggelembungan suara terhadap pasangan Barnabas-Alex. Tudingan itu disebabkan perhitungan suara dilakukan oleh Sekretaris Panitia Perhitungan Distrik yang merupakan adik Alex Hasegem."Perolehan suara Lukas-Arobi dipotong dan diberikan kepada pasangan Barnabas-Alex," cetus Ham.Dalam aksi ini massa gagal bertemu Mendagri M Ma'ruf. Mereka hanya ditemui Direktur Pejabat Negara Depdagri Susilo. FPDP berencana untuk kembali ke Depdagri Senin 29 Mei mendatang.Massa pun membubarkan diri dengan tertib pukul 17.15 WIB menggunakan sebuah bis eksekutif. Rencananya mereka akan mampir menjenguk 6 rekan mereka yang ditahan di Polda Metro Jaya akibat kerusuhan di Pengadilan Tipikor Selasa 23 Mei kemarin.Jalan Medan Merdeka Utara yang sempat diblokir polisi kini dibuka kembali. Arus lalu lintas yang sempat terhambat kini kembali lancar.
(fay/)










































