DPRD Banten Usul Pemberhentian Gubernur-Wagub Banten ke Mendagri

ADVERTISEMENT

DPRD Banten Usul Pemberhentian Gubernur-Wagub Banten ke Mendagri

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 05 Apr 2022 18:19 WIB
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy (Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Serang -

DPRD Provinsi Banten mengumumkan usulan pemberhentian masa jabatan gubernur dan wakil gubernur periode 2017-2022 yang dijabat Wahidin Halim dan Andika Hazrumy. Pengumuman usulan itu disampaikan dalam paripurna dan segera akan diusulkan ke Presiden Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri.

Ketua DPRD Banten Andra Sony mengatakan DPRD punya tugas untuk mengusulkan pemberhentian jabatan gubernur dan wakilnya selambat-lambatnya 30 hari sebelum masa jabatan mereka berakhir. Setelah diumumkan di paripurna, akan dibuatkan risalah dan berita acara tentang pemberhentian.

"Hasil paripurna akan disampaikan ke presiden melalui Menteri Dalam Negeri sebagai perwakilan pemerintah pusat," kata Andra di Gedung DPRD Banten, Jalan Syech Nawawi Al Bantani, Selasa (5/4/2022).

Usul pemberhentian ini diatur di Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Isi usulan DPRD tersebut agar presiden menetapkan pemberhentian jabatan gubernur dan wakil gubernur.

"Sehubungan dengan hal tersebut mekanisme usul pemberhentian harus kita tempuh dan laksanakan," ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Andika Hazrumy menyatakan program yang tertuang di RPJMD bersama gubernur Wahidin capaiannya ia nilai cukup tinggi selama menjabat. Setelah habis jabatan pada 12 Mei, catatan dan evaluasi program akan diteruskan melalui dinas-dinas terkait.

"Capaian RPJMD sangat baik, sangat tinggi ada beberapa hal yang memang perlu dimaksimalkan kembali, itu jadi landasan kami ke depan untuk memberikan pembenahan kepada OPD yang ada," ujarnya.

Setelah usai menjabat, ia mengaku akan jadi warga Banten biasa. Ia belum bisa menyampaikan apa target politik karena 2024 menurutnya masih panjang.

"Saya bisa ngajar, bisa silaturahmi, ya kan masih lama 2024, panjang dua setengah tahun," paparnya.

Lihat juga video 'Akui Kesalahan, KSPI Beberkan Kronologi Buruh Duduki Kantor Gubernur Banten':

[Gambas:Video 20detik]

(bri/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT