Hanya Turunkan Fatwa Tuhan, Lia Bantah Sebarkan Permusuhan
Rabu, 24 Mei 2006 17:02 WIB
Jakarta -
Terdakwa penodaan agama, Lia Aminudin alias Lia Eden, membantah menyebarkan permusuhan. Ia mengaku hanya menurunkan fatwa Tuhan dengan dasar yang jelas."Saya tidak pernah menyebarkan permusuhan, karena Tuhan tidak pernah membuat permusuhan," kata Lia dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Rabu (24/5/2006).Pernyataan Lia untuk menanggapi kesaksian Lurah Bungur, Senen, Jakarta Pusat, H Halimi. Dalam kesaksiannya, Halimi mengatakan, aktivitas Lia Eden sudah mengganggu masyarakat. Kelompok Lia, kata Halimi, menyebar pamflet, brosur dan sebagainya yang isinya menyebarkan ajaran Salamullah dan mengandung permusuhan kepada kelompok lain. Perempuan yang mengaku sebagai malaikat Jibril itu membantah kelompoknya membuat pamflet ataupun brosur yang mengandung permusuhan. "Saya tidak pernah membuat pamflet atau brosur. Saya hanya mengirim surat kepada instansi dengan tujuan yang jelas," kata Lia. Sidang Lia berakhir pukul 16.00 WIB dan akan kembali dilanjutkan pada Senin 29 Mei mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi.Kepada wartawan, Lia berkata tidak akan mengeluarkan fatwa apa pun. Ia juga menegaskan dirinya dan pengikutnya tidak bisa diwawancara. Pemimpin sekte Kerajaan Tuhan itu mengaku baru akan bicara kalau pertanyaan ditujukan kepada Jibril. "Saya baru akan bicara kalau itu wawancara Jibril. Jika itu atas nama saya, saya tidak akan menjawab karena itu sudah kesepakatan kami dengan Tuhan," katanya.Wartawan pun lantas berkata, ya sudah kita wawancara dengan Jibril saja. Namun Lia tetap menolak wawancara itu. Katanya, transformasi dirinya menjadi Jibril tidak bisa terjadi dengan serta merta.
(iy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































