Xanana Minta Bantuan Pasukan PBB Kendalikan Leste
Rabu, 24 Mei 2006 16:12 WIB
Jakarta - Presiden Timor Leste Xanana Gusmao meminta bantuan pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengendalikan keamanan di Dili, menyusul kontak senjata kontra pemerintah dengan Tentara Nasional Timor Leste (FDTL).Demikian disampaikan perwira penghubung Polri di KBRI Dili Kombes Pol Minton Mariaty Simanjuntak melalui saluran telepon internasional dari Dili, Rabu (24/5/2006).Kontra pemerintah menyerang markas FDTL di Tasitolu, Dili bagian barat siang tadi.Angkatan Laut Timor Leste membalas serangan itu dengan mengerahkan 1 kapal perang dan memukul mundur pasukan kontra pemerintah yang dipimpin Mayor Alfredo, bekas komandan polisi militer FDTL yang ikut dipecat oleh Panglima FDTL Brigjen Taur Matan Ruak. Pasukan juga menyerang kediaman panglima FDTL di Lahane, Dili.Sementara sekitar 20 polisi internasional Timor Leste dari Blok Barat Timor Leste terlibat dalam penyerangan itu dan menyebabkan 10 orang dilaporkan luka-luka.Minton menyatakan, pertempuran antara kelompok pro pemerintah dengan kelompok kontra pemerintah terjadi di banyak tempat. Namun pemerintah Timor Leste belum memberikan kepastian jumlah korban yang tewas.Lebih lanjut Minton menyatakan WNI hingga kini meminta perlindungan dan seluruh diplomat berkumpul di KBRI sambil menunggu pernyataan dari pemerintah Timor Leste setelah meminta bantuan dari pasukan PBB terutama Australia, Portugis, Selandia Baru, dan Malaysia.
(aan/)











































