ADVERTISEMENT

Kala Fakarich Guru Trading Indra Kenz Jadi Tersangka Usai Perdana Diperiksa

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Apr 2022 04:15 WIB
Jakarta -

Guru tersangka kasus Binomo Indra Kenz, Fakar Suhartami Pratama atau Fakarich, akhirnya muncul ke Bareskrim. Perdana diperiksa, Fakarich langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Kedatangan Fakarich itu usai dirinya diultimatum Polri bakal dijemput paksa karena mangkir dua kali. Ultimatum Polri itu awalnya disampaikan sebelum panggilan kedua terhadap Fakarich. Dia sedianya diperiksa oleh polisi pada Kamis (31/3).

"Akan membawa paksa. Karena sudah 2 kali dipanggil tidak hadir, berikutnya dengan perintah membawa untuk dihadirkan penyidik," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Rabu (30/3/2022).

Gatot mengatakan Fakarich diperiksa sebagai saksi. Dia bakal ditanya terkait perannya sebagai perekrut afiliator Binomo melalui media sosial.

"Terkait peran yang bersangkutan selaku perekrut para afiliator," kata Gatot.

Fakarich Mangkir Lagi

Namun ternyata Fakarich kembali mangkir dari panggilan polisi. Polisi pun siap melakukan upaya paksa penjemputan.

"Mangkir dia. Dipanggil tidak datang berarti ada upaya membawa, kita nanti," kata Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi, Kamis (31/3/2022).

"Iya (bakal dijemput paksa) sesuai dengan KUHAP, sesuai dengan KUHAP aja. Nanti membawa," katanya.

Pada Jumat (1/4), polisi akhirnya menerbitkan surat perintah untuk melakukan upaya jemput paksa. Fakarich dinilai tidak kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan.

"Ini kan sudah dikeluarkan hari ini, berarti hari ini, penyidik berusaha untuk melakukan jemput paksa, hari ini, suratnya sudah dikeluarkan," kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Gatot Repli kepada wartawan, Jumat (1/4/2022).

Gatot mengatakan keberadaan Fakarich belum bisa disampaikan. Hal itu dikarenakan kekhawatiran Fakarich kabur dari jemputan polisi.

"Posisi nggak bisa kita sampaikan, karena tadi saya bilang akan (kabur), makanya ada beberapa yang bisa kami sampaikan ada beberapa yang tidak bisa kami sampaikan," katanya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT