BEM UI Protes Pimpinan MPR & DPR Soal Soeharto

BEM UI Protes Pimpinan MPR & DPR Soal Soeharto

- detikNews
Rabu, 24 Mei 2006 14:37 WIB
Jakarta - Sekitar 10 mahasiswa dari BEM UI memprotes sikap Ketua MPR Hidayat Nurwahid soal pernyataannya di media massa bahwa ia bisa memahami sikap pemerintah memaafkan mantan Presiden Soeharto. Namun Hidayat menyatakan, itu fitnah.Mereka minta MPR menyikapi secara tegas kasus hukum penguasa Orba itu."Kami memprotes adanya pemberitaan Pak Hidayat setuju dengan pengampunan. Kami minta MPR tetap konsisten dengan amanat Tap MPR-nya untuk mengadili Soeharto," kata jubir BEM UI, Yusuf, usai bertemu Hidayat di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/5/2006).Menurut Yusuf, Soeharto dan kroni-kroninya harus tetap diadili sebagaimana amanat reformasi. Jika pemerintah SBY-JK tidak mampu mengadili Soeharto, maka BEM UI minta agar SBY-JK turun dari kursi singgasana.Menanggapi hal itu, Hidayat menyatakan tidak pernah mengatakan mendukung Soeharto. Jika ada pemberitaan seperti itu, hal itu merupakan fitnah."Tidak pernah keluar dari mulut saya kalau saya setuju pengampunan. Kalau ada yang seperti itu di media itu fitnah," tandasnya.Setelah menemui Hidayat, rombongan BEM UI melanjutkan bertemu Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno yang didampingi Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan.Mereka juga menyuarakan aspirasi yang sama agar DPR konsisten mendukung pengadilan terhadap Soeharto, karena DPR merupakan lembaga yang menampung aspirasi rakyat.Menanggapi hal itu, Mbah Tardjo menyatakan dukungannya atas permintaan mahasiswa ini.Mahasiswa juga minta DPR menunjuk BPK mengaudit kekayaan Soeharto. Ini penting untuk mengetahui seberapa banyak uang rakyat yang dijarah penguasa Orba tersebut.Mereka mengancam akan menggelar aksi besar-besaran jika pemerintah tidak berani mengadili Soeharto. "Kita akan turun dengan massa yang lebih besar, kalau Soeharto tidak diadili. Karena ini mengkhianati reformasi," kata Yusuf. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads