Depag Gagal Cari Angkutan Haji Lebih Murah dari Garuda

Depag Gagal Cari Angkutan Haji Lebih Murah dari Garuda

- detikNews
Rabu, 24 Mei 2006 14:01 WIB
Jakarta - Departemen Agama (Depag) gagal mendapatkan maskapai penerbangan yang biayanya lebih murah dibandingkan yang selama ini diberikan PT Garuda Indonesia. Maka itu pengangkutan haji tahun depan tetap diserahkan kepada Garuda."Ternyata harga yang diberikan jauh lebih tinggi daripada yang diberikan Garuda. Jadi masih tetap menggunakan pesawat Garuda," kata Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni.Menag menyampaikan hal itu seusai membuka acara orientasi wartawan cetak dan elektronik di Gedung Depag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (25/5/2006). Menag lantas menandaskan, karena tiket Garuda naik, kenaikan biaya haji pun tidak bisa dihindari. Selain soal tiket, kenaikan biaya haji juga terjadi akibat pemondokan. Menurut Maftuh, pemondokan haji tahun depan akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya sehingga harganya pun lebih mahal. Depag sudah mendapatkan pemondokan di Mekkah untuk 147 ribu jamaah dengan kondisi gedung yang baik. Pemondokan itu juga tidak lebih dari 1 km dari Masjidil Haram, Mekkah.Embarkasi PadangPada kesempatan itu, Menag juga menyatakan mendukung Padang dijadikan embarkasi haji sendiri. Padang dinilai memenuhi syarat untuk itu. "Dalam 1-2 hari ini sudah dapat dipastikan statusnya sebagai embarkasi tersendiri," kata Menag. Tapi menurut Menag, Depag tidak dapat memberikan persetujuan sendiri untuk status Padang. Depag perlu membicarakannya dengan Garuda lebih dulu. "Nanti Garuda apakah bisa memberikan Padang sebagai zona I atau tidak. Karena kalau Padang masuk zona II, status embarkasinya tidak ada artinya. Zona II lebih mahal dari zona I," jelas Menag.Usulan menjadikan Padang sebagai embarkasi muncul karena pertimbangan biaya yang lebih murah daripada diberangkatkan dari embarkasi Medan. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads