Mahasiswa Desak Jalan di Depan Rumah Jusuf Kalla Dibuka

Mahasiswa Desak Jalan di Depan Rumah Jusuf Kalla Dibuka

- detikNews
Rabu, 24 Mei 2006 13:33 WIB
Makassar - Kesal dengan penutupan jalan depan kediaman Jusuf Kalla di Makassar, Jl Haji Bua, mahasiswa pun berang. Setelah saling dorong, aparat dan mahasiswa nyaris bentrok. Sebenarnya, kejadian ini berawal dari aksi para mahasiswa yang mendampingi Siti Norma, salah seorang ibu yang melakukan ritual mistik di perempatan Jalan Haji Bau, sebagai bentuk protes atas tanahnya yang dirampas. Usai aksi, sekitar pukul 12.30 Wita, para mahasiswa hendak pulang dengan melewati Jalan Haji Bau, dan melintasi rumah kediaman Jusuf Kalla di Makassar. Di hari-hari biasa, jalan yang terbagi dua jalur ini, memang satu jalurnya ditutup aparat dengan memasangi pagar kawat berduri 50 meter dari rumah Kalla. Penutupan satu jalur ini sudah dilakukan aparat kepolisian sejak unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM pada akhir tahun 2005 lalu, marak di Makassar. Namun, kali ini aparat menutup dua jalur. Mahasiswa yang mendesak untuk lewat, lalu dihalang oleh blokade aparat kepolisian. Dorong-dorongan pun terjadi sekitar 5 menit. Tak berhasil menembus blokade aparat, mahasiswa lalu mencak-mencak dan berteriak-teriak. "Memangnya Jusuf Kalla yang punya jalan ini. Jangan sok jadi raja," teriak mereka. "Para warga sudah banyak yang mengeluhkan. Tapi tidak ada yang berani. Akibat penutupan jalan satu jalur, Jusuf Kalla seakan-akan ingin memperlihatkan powernya," timpal yang lain. Tak juga digubris oleh aparat, sekitar 20 mahasiswa ini lalu berbelok ke Jalan Arif Rate. Di jalan ini, mahasiswa sempat melarang kendaraan lain lewat. "Karena kami dilarang lewat, kami juga melarang aparat lewat di jalan ini," teriak mereka. Untuk menghindari bentrok, polisi lalu lintas lalu meblokir jalan Arif Rate, dan meminta pengendara jalan berbelok untuk menghindari kumpulan mahasiswa. Aksi para mahasiswa di Jalan Arif Rate tak lama. Sambil berjalan pulang, mereka meneriakkan yel-yelnya. (asy/)


Berita Terkait