Tanah-Bangunan Rp 11 M Milik Tubagus Chaeri Wardana Dilelang KPK

M Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 04 Apr 2022 10:45 WIB
Para saksi memberi keterangan dalam sidang lanjutan kasus pencucian uang dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/3/2020). Saksi tersebut yakni (kiri-kanan) mantan sekretaris Wawan, Laura Indriani, pengusaha Ama Liko Nicolous dan artis Aima Mawaddah. Jaksa mencecar para saksi terkait pemberian mobil dan uang ke sejumlah artis seperti Pevita Pearce, Aima MAwaddah, Jennifer Dunn,  Rebecca Soejati dan Catherine Wilson.
Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Tanah dan bangunan hasil rampasan dari Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan akan dilelang. Total nilai tanah dan bangunan yang dilelang sekitar Rp 11,5 miliar.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri pada Senin (4/3/2022). Pelaksanaan lelang akan dilakukan bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III.

Berikut rincian informasi lelang tersebut:

- Dua bidang tanah dalam 1 hamparan beserta bangunan di atasnya dengan total luas tanah 244 m2 di Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, atas nama Yuni Astuti, dengan harga limit Rp 11.584.335.000 dan uang jaminan Rp 3.000.000.000

Pelaksanaan lelang dilakukan pada Selasa, 26 April 2022. Untuk informasi lebih lanjut bisa dicek di lelang.go.id.

Barang rampasan lelang itu berasal dari Wawan dalam perkara tindak pencucian uang (TPPU) pengadaan alat kesehatan atau alkes Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang Selatan. Wawan divonis 5 tahun penjara dalam kasus itu.

Putusan itu telah dieksekusi KPK dengan menjebloskan Wawan ke Lapas Sukamiskin pada 15 September 2021. Wawan juga didenda Rp 200 juta serta diwajibkan membayar uang pengganti Rp 58 miliar.

"Dan apabila hartanya tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun," ujar Ali.

Perkara yang menjerat Wawan itu terkait pengadaan alkes Pemprov Banten dan Pemkot Tangsel, yaitu pengadaan alat kedokteran rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada APBD tahun anggaran 2012 dan APBD-P tahun anggaran 2012 dan pengadaan alat kesehatan kedokteran umum puskesmas pada Pemerintah Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2012.

Lihat juga video 'Survei Indikator: Kepercayaan Publik terhadap KPK Terus Menurun':

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/zap)