Heboh Urusan Anjing Berujung Pejabat Polsek Cipondoh Dilaporkan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 04 Apr 2022 03:53 WIB
Guy and his dog, golden retriever, nature
Foto: iStock
Tangerang -

Heboh niat seorang wanita menolong anjing terlantar justru berujung berurusan dengan polisi. Wanita bernama Cristine dituduh mencuri saat ingin mencoba menolong tiga ekor anjing.

Kasus ini berawal ketika pemilik anjing bernama Parmin kehilangan tiga ekor anjingnya pada 29 Maret. Parmin dihubungi anaknya kalau tiga anjingnya yang ditaruh di luar rumahnya dan diikat di bawah pohon telah hilang.

Lokasi anjingnya saat diikat itu persis di seberang rumahnya. Sang anak saat itu melihat tiga orang wanita tak dikenal diduga yang membawa anjingnya.

Anjing milik Parmin antara lain satu ekor jenis golden retriever dan dua ekor siberian husky. Parmin sempat mencari tiga orang wanita yang diduga mengambil anjingnya itu. Namun pencarian sampai malam hari tak membuahkan hasil.

Alhasil Parmin membuat laporan ke polisi dengan nomor LPB/204/III/2022/PMJ/Rstro TNG KOTA/sek Cipondoh. Laporan itu dibuat 30 Maret 2022. Korban membuat laporan atas dugaan pencurian.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan pencurian itu. Didapatilah kediaman salah satu wanita yang diduga membawa anjing milik korban.

Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidillah mengatakan polisi didampingi Ketua RT menyambangi kediaman Cristine. Kala itu Cristine tidak mengakui mengambil anjing milik korban.

Namun setelah diperlihatkan rekaman CCTV, akhirnya Cristine mengakui mengambil anjing tanpa izin. Cristine berdalih membawa anjing itu karena menganggap si pemilik tidak merawat dan melakukan penyiksaan terhadap tiga anjing tersebut.

Cristine lalu tak terima atas kehadiran pihak polisi ke kediamannya. Dia merasa saat itu polisi melakukan penjemputan secara paksa.

"Polisi yang datang ke rumah saya untuk jemput paksa saya dibilang pencurian, saya mintain buktinya dia tunjukin CCTV saya lagi berdiri di pinggir jalan. Jadi bukan di rumah pemiliknya tapi saya berdiri di pekarangan bebas itu kan berarti semua orang punya hak untuk di situ dong kan bukan rumah pribadi dan saya juga nolongin anjingnya bukan ambil dari rumahnya," tutur Cristine, kepada wartawan, Minggu (3/4/2022).

Christine mengakui ketiga anjing itu dibawa dari sebuah pekarangan kosong yang tidak berpenghuni. Dia mengatakan saat itu tidak langsung mengambil ketiga anjing tersebut, melainkan menunggu sampai pemiliknya muncul.

Dia juga merasa janggal atas tuduhan mencuri.

"Ya karena anjingnya matanya sudah infeksi mukanya juga sudah luka-luka terus anjing yang husky itu ada yang pincang jadi saya inisiatif saja sebagai manusia kasihan melihatnya panas-panasan dijemur langsung saya bawa ke dokter bukannya saya bawa pulang ke rumah tapi saya langsung bawa ke dokter di rontgen dicek darah lengkap," ucap Cristine.

"Jadi saya di situ lama tuh ada setengah jam. Tapi tidak ada yang datang. Saya nyari kok pemiliknya maksudnya ada tidak yang punya anjingnya. Kalau saya ingin mencuri untuk memiliki, ngapain saya nyari-nyari pemiliknya," imbuhnya.

Cristine mengatakan dia diminta langsung ke Polsek Cipondoh. Namun saat itu dia meminta menunggu penasihat hukumnya datang terlebih dulu.

"Saya nanya surat penahanannya mana? Saya juga tidak tahu kok tiba-tiba sudah ada surat penahanan emang saya narkoba yang bisa langsung diciduk saya aja belum klarifikasi kok mau langsung ditahan tapi polisi bilang ini hak polisi," jelasnya.

Atas kejadian tersebut dia merasa tidak puas dengan kinerja Polsek Cipondoh. Maka dari itu dia melaporkan Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidillah, Kanit Reskrim Polsek Cipondoh Ipda Zainal Arifin dan Polwan Suswanti ke Propam Polres Metro Tangerang Kota.

"Ya dikarenakan saya kecewa kinerja dari Polsek Cipondoh seharusnya kan ada surat undangan untuk klarifikasi tapi sayangnya langsung dijemput paksa seakan-akan saya teroris atau keciduk narkoba sampai harus segera dibawa ke kantor polisi," bebernya.