Hujan Abu & Awan Panas Masih Mengancam Lereng Merapi

Hujan Abu & Awan Panas Masih Mengancam Lereng Merapi

- detikNews
Rabu, 24 Mei 2006 11:21 WIB
Sleman - Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi. Hal itu terlihat dari munculnya awan panas yang disertai dengan hujan abu. Hujan abu itu terjadi terutama di Kecamatan Cangkringan, Sleman. Ada tiga desa yang merasakan hujan abu, Desa Umbulharjo, Desa Kepuharjo, dan Desa Glagaharjo. Sedangkan di Kecamatan Kemalang, Klaten, hujan abu terjadi di desa Balaerante dan sebagian desa di Sidorejo.Hujan abu terasa, Rabu (24/5/2006) sekitar pukul 04.00 WIB, namun tidak terlalu tebal dibandingkan Selasa kemarin. Saat ini abu vulkanik tersebut masih diteliti di laboratorium Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Hanya saja sampai sekarang hasilnya belum diketahui. Kepala BPPTK Yogyakarta Ratdomo Purbo mengatakan, secara kuantitas awan panas yang turun ada penurunan, namun dari sisi kualitas material yang dibawa ada peningkatan.Awan panas yang terjadi Selasa kemarin paling panjang sejauh 4 kilometer. Sedangkan yang paling kecil sekitar 2,5 kilometer.Hari ini mulai pukul 00.00 hingga 06.00 WIB terjadi sedikitnya 11 kali awan panas, 76 kali gempa guguran, dan 22 kali gempa fase banyak. Awan panas yang turun sempat juga tidak terlihat karena cuaca berkabut. Sebagian besar luncuran masuk ke arah hulu Kali Krasak dan Kali Boyong. Sedangkan total jumlah awan panas yang terjadi Selasa kemarin selama 24 jam sebanyak 46 kali, gempa guguran 316 kali, dan gempa fase banyak 80 kali.Ratdomo Purbo mengaku tidak bisa memprediksi kapan status akan turun, karena gempa guguran dan awan panas masih sering terjadi. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads