Cerita Damkar Tolak Uang Usai Evakuasi Sarang Tawon di Rumah Melanie Subono

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 02 Apr 2022 20:43 WIB
Cerita petugas damkar menolak diberi uang usai mengevakuasi sarang tawon di rumah Melanie Subono didengar Gubernur DKI Anies Baswedan. Anies pun mengapresiasi. (Instagram @melaniesubono)
Cerita petugas damkar menolak diberi uang setelah mengevakuasi sarang tawon di rumah Melanie Subono didengar Gubernur DKI Anies Baswedan. Anies pun mengapresiasi. (Instagram @melaniesubono)
Jakarta -

Petugas pemadam kebakaran (damkar) mendapat telepon dari warga untuk mengevakuasi sarang tawon di rumahnya di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel). Ternyata rumah tersebut milik penyanyi Melanie Subono.

Petugas damkar sempat diberi uang oleh Melanie sebagai ucapan terima kasih. Namun petugas damkar menyerahkan kembali uang itu kepada Melanie.

Sikap petugas damkar diapresiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Satriadi Gunawan menceritakan momen tersebut.

Satriadi mengatakan anggota damkar sektor Cipete Selatan Jaksel sudah menjalankan kerja sesuai prosedur yang berlaku. Dia mengatakan petugas damkar akan memberi pelayanan kepada setiap warga.

"Jadi memang pada saat itu juga nggak tahu rumah siapa. Mereka melakukan pertolongan evakuasi secara normal," kata Satriadi saat dihubungi, Sabtu (2/4/2022).

"Ternyata rumah Melanie Subono, anggota nggak tahu awalnya karena memang melayani apa adanya," tambahnya.

Selesai mengevakuasi sarang tawon, lanjutnya, petugas disuguhi kudapan oleh Melanie. Namun ternyata di bawah stoples diselipkan sejumlah uang sebagai tanda terima kasih Melanie.

"Selesai itu, korban memberikan kue kepada petugas. Cuma diselipi sejumlah uang ucapan terima kasih. Pas dilihat anggota, anggota langsung kembalikan kepada korban," katanya.

Dia mengatakan anggota Dinas Gulkarmat tidak diperkenankan menerima uang dari warga. Dia mengatakan Melanie pun merespons baik saat petugas damkar menyerahkan uang tersebut.

"Bahwa kami tidak menerima imbalan, yang kami lakukan adalah tugas pelayanan masyarakat, alhamdulillah direspons baik," ucapnya.

Ditelepon Anies

Tindakan para petugas damkar lalu dilaporkan Satriadi kepada Anies. Satriadi lalu menyambangi kantor sektor damkar Cipete Selatan juga untuk mengapresiasi anggota.

"Langsung saya sambangi, salah satu bukti apresiasi saya kepada anggota yang punya dedikasi dan sikap terpuji. Saya ucapkan terima kasih. Kemudian saya laporkan ke Pak Gubernur," tuturnya.

Cerita petugas damkar menolak diberi uang usai mengevakuasi sarang tawon di rumah Melanie Subono didengar Gubernur DKI Anies Baswedan. Anies pun mengapresiasi. (Instagram @humasjakfire)Petugas damkar menerima telepon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mendengar petugas menolak menerima uang usai mengevakuasi sarang tawon di rumah Melanie Subono (Instagram @humasjakfire)

Setelah itu, Satriadi pun menghubungkan Anies dengan anggota damkar. Dia mengatakan para anggota damkar telah menjalankan komitmen untuk bertugas tanpa mengharapkan imbalan.

"Lalu (Anies minta) 'tolong (untuk) bisa video call untuk saya sampaikan apresiasi'. Lalu danton sampaikan kronologi kejadian dan kemudian diberikan motivasi oleh Pak Gubernur sekaligus ucapan terima kasih," ceritanya.

Dia mengatakan proses evakuasi sarang tawon itu terjadi pada Jumat (1/4) sore. Selain kejadian di rumah Melanie Subono, dia mengatakan banyak juga warga yang hendak memberikan uang kepada petugas damkar.

Namun semua pihak yang memberikan uang ditolak oleh petugas damkar sebagai komitmen pekerjaan.

"Kita punya komitmen, saya mengharamkan mereka mendapat uang. Banyak kejadian itu, cukup ucapan terima kasih. Kalau mau memberi makanan atau minuman seikhlasnya, tapi kalau berikan uang kita tolak," ucapnya.

(jbr/rfs)