Kondisi Membaik, Iqbal Dipindahkan dari Ruang ICU
Rabu, 24 Mei 2006 07:11 WIB
Jakarta - Mohammad Iqbal Wian Eka Putra (4 tahun 3 bulan), bocah yang terkena peluru nyasar di kepalanya dalam kondisi membaik. Iqbal pun dipersiapkan untuk dipindahkan menuju ruang perawatan biasa dimana sebelumnya berada di ruang perawatan intensif (ICU) pascaoperasi."Sudah membaik, sudah betul-betul sadar dan pembalut kapalanya sudah dibuka. Berkomunikasinya juga sudah bagus. Rencananya dipindahkan dari ruangan intensif," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak Kalimantan Timur Helena Latifa ketika dihubungi detikcom, Selasa (23/5/2006).Dia menjelaskan, hasil operasi di RSPAD merupakan sukses besar dimana operasi di bagian otak baru berhasil kali ini. Untuk menangani operasi terhadap Iqbal, yang diturunkan adalah tim dokter yang berpengalaman bahkan dokter kepresidenan. Dijelaskan Helena, kelumpuhan terhadap kaki Iqbal adalah permanen. Namun tidak tertutup kemungkinan dengan pengobatan dan terapi terhadap Iqbal, kakinya dapat digerakkan. Helena menambahkan, Iqbal masih menjalani masa kritisnya yang belum habis, yakni 3 hingga 10 hari. Atas kejadian yang menimpa Iqbal, Komnas Perlindungan Anak akan melakukan proses hukum terhadap kepolisian. Kepolisian diminta bertanggung jawab terhadap masa depan Iqbal. "Iqbal telah kehilangan masa kanak-kanak seumur hidupnya. Harus ada pernyataan dari kepolisian untuk menjamin masa depan Iqbal seumur hidup," tegas Helena. Iqbal terkena tembakan peluru nyasar personel Polda Kalimantan Timur 8 Mei lalu. Operasi pertama yang berlangsung 13 Mei lalu dan berlangsung selama 7 jam gagal mengangkat proyektil dari kepala bocah malang itu. Operasi kedua pun digelar pada Rabu (17/5/2006). Kaki Iqbal sempat membengkak karena diduga ada sisa proyektil peluru di tulang tengkorak Iqbal yang menghambat pembuluh darah di kaki kiri Iqbal.
(atq/)











































