ADVERTISEMENT

Bupati Pandeglang Ungkap Kendala Tanggul TPA Lame Luhur Belum Diperbaiki

Aris Rivaldo - detikNews
Jumat, 01 Apr 2022 16:12 WIB
Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati.
Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati (Aris Rivaldo/detikcom)
Pandeglang -

Tanggul Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lame Luhur di Kecamatan Cikedal, Pandeglang, Banten, yang jebol sampai hari ini belum juga diperbaiki, sampai menyebabkan sampah di sejumlah pasar menumpuk. Kondisi tersebut karena Pemkab Pandeglang tak memiliki anggaran untuk memperbaiki tanggul TPA Lame Luhur.

"Uangnya nggak bisa langsung ada dari langit. Duit kagak ada ujug-ujug," kata Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati kepada wartawan, Jumat (1/4/2022).

Irna menuturkan alokasi anggaran untuk keberlangsungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang telah disepakati sebelumnya bersama DPRD. Karena itu, sebut dia, Pemkab Pandeglang tak bisa langsung begitu saja menggunakan anggaran yang ada untuk memperbaiki tanggul TPA Lame Luhur.

"Kan sama DPRD diketoknya buat bawang sekian, garam sekian, gula sekian, buat setahun. Tiba-tiba ada masalah, harus cari duit dulu. Comot-comot dari mana nih ya buat ngebenerin jalan yang rusak. Nggak bisa langsung hari itu," terangnya.

Irna pun mengaku sedang berupaya untuk melakukan pergeseran anggaran agar tanggul TPA Lame Luhur bisa segera diperbaiki. Kalau tidak ada yang bisa digeser, anggaran perbaikan tanggul Lame Luhur akan dialokasikan dalam rancangan APBD Perubahan tahun ini.

"Ibu benerin uangnya nggak ada. Ibu refocusing tuh, namanya pergeseran anggaran. Ada nggak? Kalau nggak ada, berarti di (APBD) Perubahan Oktober," katanya.

TPA Lame Luhur diketahui merupakan penampungan sampah dari pasar-pasar besar di Pandeglang, seperti Pasar Menes, Pasar Labuan, dan Pasar Cibaliung. Akibat tanggul TPA Lame Luhur belum diperbaiki, sampah di setiap pasar menumpuk sehingga mengganggu warga.

(zak/zak)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT