Setelah Pemeriksaan Endoskopi, Soeharto Stabil

Setelah Pemeriksaan Endoskopi, Soeharto Stabil

- detikNews
Selasa, 23 Mei 2006 21:01 WIB
Jakarta - Setelah melakukan pemeriksaan endoskopi, yakni mencari sumber pendarahan, kondisi mantan Presiden Soeharto dalam keadaan stabil. Namun tetap saja penguasa Orde Baru yang berumur 83 tahun itu masih berada dalam keadaan kritis. "Kondisinya telah stabil tapi masih dalam masa kritis," kata Direktur Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Dr Adji Suprajitno dalam jumpa pers di ruang Direktur RSPP, Jl Kyai Maja, Jakarta Selatan, Selasa (23/5/2006). Dia didampingi Tim Dokter Kepresidenan Mardjo Soebiandono dan Djoko Rahardjo.Pemeriksaan endoskopi dilakukan sekitar pukul 18.30 hingga 19.00 WIB. Dari hasil pemeriksaan itu, menurut Adji, pendarahan berasal di sekitar pipa lambung yang dipasang pada operasi yang dilakukan beberapa minggu lalu.Selain itu, tambah Adji, ditemukan pula bekuan darah terutama di sekitar pipa lambung Soeharto. Sedangkan mukosa lambung yang lain dalam keadaan baik. Untuk menghentikan pendarahan ini, tim dokter memberikan obat-obatan secara parental dan diberikan obat-obatan langsung ke lambung melalui pipa lambung. Mengenai hemoglobin Soeharto, tim dokter belum memeriksanya kembali pasca dilakukannya pemeriksaan endoskopi. Sebelumnya hemoglobin Soeharto turun menjadi 8,2 gr%. "Belum diperiksa hbnya. Tranfusinya belum malam ini, baru besok. Sudah cukup untuk hari ini," ujar Adji. (atq/)


Berita Terkait