PM Malaysia Sebut Jokowi Setuju Perkuat Bahasa Melayu

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 01 Apr 2022 12:43 WIB
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Malaysia Ismail Sabri Yaakob menemui Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Usai pertemuan, PM Malaysia menyatakan Jokowi juga mendukung penguatan bahasa rumpun Melayu.

"Kami juga setuju dan berterima kasih kepada Presiden karena setuju dengan Malaysia untuk memperkuat bahasa Melayu, bahasa Melayu yang merupakan bahasa serumpun," kata PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob dalam keterangan pers bersama dengan Presiden Jokowi, disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (1/4/2022).

Ismail Sabri Yaakob menjelaskan, bahasa rumpun Melayu digunakan di Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, Thailand selatan, etnis Champa di Kamboja, Filipina, dan Singapura.

"Jadi, kami sepakat, siap dengan antarbangsa. Saya, seperti Presiden, akan menggunakan bahasa Melayu sebagai media komunikasi kita dan kita sepakat bahwa jika kita bekerja sama untuk memperkuat bahasa rumpun Melayu ini, bahasa rumpun Melayu, mungkin suatu saat bisa dijadikan bahasa ASEAN," kata Ismail Sabri Yaakob.

Ismail Sabri Yaakob yang berbicara menggunakan bahasa Melayu dialek Malaysia ini (sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia di berita ini) menggunakan istilah 'bahasa rumpun Melayu'. Dia berterima kasih kepada Jokowi lantaran sudah setuju dengan idenya ini, termasuk berterima kasih atas kesepakatan-kesepakatan dalam ranah lainnya meliputi kesepakatan buruh migran hingga soal perbatasan negara.

"Jadi terima kasih sekali lagi, Pak. Saya percaya apa yang kita lakukan hari ini akan menguntungkan kedua bangsa, kedua negara. Dan, saya yakin kita akan mempererat hubungan erat antara Malaysia dan Indonesia," kata Ismail Sabri Yaakob dalam jumpa pers jelang salat Jumat ini.

Sebelumnya, 24 Maret, Ismail Sabri Yaakob menyatakan soal usulan bahasa Melayu sebagai bahasa kedua ASEAN. Malaysia akan segera berbicara dengan pemimpin ASEAN untuk membahas usulan ini. Dan kini, dia bertemu Jokowi.

(dnu/imk)