"Tidak ada lagi yang melakukan tindakan-tindakan dengan pendekatan biasa saja," kata Fadil dalam arahannya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (31/3/2022).
Fadil mengatakan pengalaman pengamanan bulan Ramadan dan Idul Fitri selama tiga tahun terakhir harus menjadi perhatian. Dia menekankan seluruh jajarannya melakukan persiapan maksimal.
"Kesiapan kita hadapi arus mudik dan arus balik. Tiga tahun ke belakang jadi pelajaran berharga bagi kita. Jangan kita terkaget-kaget, terkesan tidak siap, terkesan ala kadarnya," ujar Fadil.
Fadil lalu meminta tiap kapolres mulai melakukan identifikasi ke lapangan yang kerap digunakan sebagai jalur mudik. Sejumlah posko pelayanan diharapkan mulai didirikan.
"Kalau kemarin kita hanya buat pos di wilayah Bekasi Kabupaten. Saya nanti kita ubahnya CB-nya (cara bertindaknya). Cek identifikasi di lapangan yang digunakan masyarakat. Masyarakat harus kita buat betul-betul nyaman senyaman-nyamannya," tutur Fadil.
Lebih lanjut Fadil mengatakan persiapan maksimal itu diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama menjalani ibadah di bulan Ramadan hingga merayakan Idul Fitri.
"Tujuannya ini ada dua. Pertama, suasana Ramadan dan mudik bisa kita raih dan COVID-19 bisa kita kendalikan," pungkas Fadil.
Simak Video 'Jokowi Minta Syarat Mudik Jangan Dibandingkan dengan MotoGP':
(ygs/mea)











































