ADVERTISEMENT

Akan Buat 195 Km Jalur Sepeda, DKI Diminta Buka Rincian Anggaran Rp 119 M

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 31 Mar 2022 06:40 WIB
Pakar tata kota
Nirwono Joga (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menganggarkan Rp 119 miliar untuk membangun jalur sepeda sepanjang 195,6 kilometer. Pengamat tata kota Nirwono Joga meminta Pemprov DKI menyampaikan hasil evaluasi jalur sepeda yang sudah ada.

"Dishub DKI perlu menyampaikan hasil evaluasi jalur sepeda yang sudah terbangun," kata Joga kepada wartawan, Rabu (30/3/2022).

Menurut Joga, aktivitas bersepeda masyarakat belum terlihat saat ini, terlebih di jam-jam sibuk. Jalur sepeda yang ada pun, kata Joga, masih sepi.

"Karena di lapangan belum tampak, belum mampu meningkatkan dan mengajak warga beralih bersepeda dalam aktivitas harian di kota. Masih banyak jalur sepeda tampak sepi, tidak dilalui pesepeda pada jam-jam sibuk hari kerja," ucapnya.

Namun, jika jalur sepeda ingin kembali dibangun, Joga mengatakan Pemprov DKI perlu menjelaskan rinci kebutuhan pembangunan jalur sepeda. Serta lokasi yang dibangun harus benar-benar jalur yang kerap dilintasi sepeda sehingga pesepeda terjamin.

"Dishub DKI perlu menjelaskan rincian penggunaan anggaran sebesar Rp 119 miliar, misal apakah masih menggunakan cat jalur sepeda di luar negeri atau produk lokal agar hemat. Lokasi mana saja yang akan dibangun jalur sepeda (apakah jalur yang tersebut sudah menjadi rute rutin para pesepeda sehingga tidak menjamin jalur akan digunakan pesepeda," ujarnya.

Selain itu, Joga mengatakan Pemprov DKI perlu memperhatikan fasilitas pelengkap bagi pesepda. Mulai dari parkir sepeda, rambu marka, hingga ruang ganti bagi pesepeda. Dia menilai fasilitas itu belum memadai saat ini.

"Bagaimana dengan infrastruktur pendukung pesepeda, seperti ketersediaan parkir sepeda, rambu marka, ruang ganti, bengkel atau toko aksesori sepeda, yang belum memadai," tuturnya.

DKI Anggarkan Rp 119 M untuk Bangun Jalur Sepeda

Pemprov DKI Jakarta bakal membangun jalur sepeda sepanjang 195,6 kilometer. Total anggaran yang disiapkan Rp 119 miliar.

"Pelaksanaan pembangunan lajur sepeda pada 2022 akan dilaksanakan sepanjang 195,6 km dengan anggaran sebesar Rp 119 miliar," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo melalui keterangannya, Rabu (30/3/2022).

Adapun anggaran itu bersumber dari APBD DKI 2022. Syafrin menerangkan anggaran itu meliputi perencanaan hingga konstruksi lajur sepeda.

"Anggaran tersebut meliputi anggaran untuk perencanaan, pengawasan, narasumber, dan konstruksi lajur sepeda," ujarnya.

Setidaknya jalur sepeda bakal dibangun di 20 titik. Berikut rinciannya:

1. Prof Dr Satrio: 5,3 km
2. DI Panjaitan-Yos Sudarso: 22,1 km
3. Gambir-Cikini-Rasuna: 13,2 km
4. Tugu Tani-Simpang Senen: 2,1 km
5. Simpang Senen-Salemba Raya: 4,8 km
6. Otto Iskandar Dinata: 4,4 km
7. MT Haryono-Palmerah: 15,4 km
8. Dr. Sahardjo-Dr Supomo: 8,4 km
9. Kebayoran Baru Extension: 8,7 km
10. Pattimura-Iskandarsyah Raya: 3,7 km
11. Pejompongan Galunggung: 10,6 km
12. Perintis Kemerdekaan-Simpang Senen: 25,5 km
13. S. Parman: 8,5 km
14. Juanda-Pecenongan: 8,5 km
15. Suryopranoto-Pos: 5,8 km
16. Simpang Rasuna-Ragunan: 12,1 km
17. I Gusti Ngurah Rai: 12,8 km
18. Dewi Sartika: 9,4 km
19. KH Mas Mansyur: 8,7 km
20. Suryopranoto-Pos: 5,6 km

Simak juga 'Saat Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT