Penjelasan KAI Commuter Terkait Viral Penembakan KRL Serpong

ADVERTISEMENT

Penjelasan KAI Commuter Terkait Viral Penembakan KRL Serpong

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 30 Mar 2022 23:24 WIB
Syarat Naik KRL Selama PPKM Level 3-4 Diperpanjang, Sudah Tahu?
Ilustrasi KRL (Andhika Prasetia/detikcom)
Tangerang Selatan -

KAI Commuter buka suara terkait viral penembakan KRL di Serpong, Tangerang Selatan. KAI Commuter menyebut insiden tersebut sebuah aksi vandalisme dan tidak ada korban dalam kejadian ini.

"KAI Commuter menyesalkan atas tindakan vandalisme terhadap sarana KRL oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab pada hari Rabu malam," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, dalam keterangannya, Rabu (30/3/2022).

Insiden tersebut terjadi Penembakan di KRL seri 2138 relasi Tanah Abang-Rangkasbitung. Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di lintas antara Stasiun Palmerah-Stasiun Kebayoran.

Insiden itu mengakibatkan kaca jendela pada kereta kelima dari depan retak dan berlubang. Petugas, jelas Anne, langsung membersihkan serpihan kaca akibat penembakan itu serta menutup jendela yang berlubang dengan tirai.

"Tidak ada korban atas kejadian tersebut. Perjalanan KRL 2138 tersebut tetap melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Rangkasbitung dan kembali hanya sampai Stasiun Serpong sebagai KRL 2177 untuk dilakukan perbaikan kaca jendela," tutur Anne.

Pelaku hingga kini masih diselidiki. "Atas kejadian tersebut, petugas keamanan dan petugas terkait segera menuju lokasi kejadian untuk mencari informasi terkait pelaku vandalisme kepada warga sekitar tempat kejadian," lanjutnya.

KAI Commuter, jelas Anne, mengimbau seluruh warga masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar jalur rel, untuk menjaga keamanan perjalanan kereta serta mendukung penuh gerakan anti vandalisme terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian.

Penjelasan Polisi

Sebelumnya, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat membenarkan adanya peristiwa yang dinarasikan penembakan KRL tersebut.

"Ada (kejadiannya) jam 19.20 kurang-lebih, masih saya dalami," ujar Tubagus saat dihubungi detikcom, Rabu (30/3/2022).

Tubagus mengatakan dugaan sementara penembakan tersebut berasal dari senapan angin. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

"Dugaan sementara senapan angin. Nihil (korban)," imbuhnya.

Informasi yang beredar itu berupa tangkapan layar percakapan via WhatsApp yang diunggah ke Facebook. Dalam tangkapan layar terlihat chat seseorang yang menyebutkan telah terjadi penembakan di KRL arah Serpong.

"Krl relasi Serpong, ada yg nembak bro," tulis seseorang pada chat tersebut.

"Td depan sy lg berdiri lengannya kena katanya panas bgt sy blg berdarah ga dia blg ga cm sakit dan panas bgt," lanjut chat tersebut.

Di chat tersebut juga disebutkan pecahan peluru ditemukan di samping penumpang. Serpihan kaca berserakan.

"Berita dari saksi mata, bu lenny acc gl," akhir chat tersebut.

(isa/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT