Batas Kecepatan-Muatan di Tol Berlaku 24 Jam, Pelanggar Didenda Rp 500 Ribu

ADVERTISEMENT

Batas Kecepatan-Muatan di Tol Berlaku 24 Jam, Pelanggar Didenda Rp 500 Ribu

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 29 Mar 2022 14:40 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Tol Dalam Kota, Jakarta, Sabtu (26/2/2022). PT Jasa Marga (Persero) Tbk menaikan tarif ruas Jalan Tol Dalam Kota sebesar Rp500 untuk semua golongan mulai Sabtu (26/2), untuk meningkatkan pelayanan serta sebagai wujud kepastian pengembalian investasi bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sesuai rencana bisnis. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Ilustrasi tol (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta -

Ditlantas Polda Metro Jaya mulai menerapkan aturan batas kecepatan dan muatan di ruas tol Jakarta. Aturan itu akan diawasi melalui kamera e-TLE selama 24 jam.

"Karena nggak ada batas waktu di jalan tol maka berlaku 24 jam. Apabila ada pelanggaran batas kecepatan maka kamera akan melakukan penindakan capture," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/3/2022).

Sambodo mengatakan dua jenis pelanggaran itu telah diatur dalam Pasal 287 ayat 5 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bagi aturan batas kecepatan. Sedangkan Pasal 307 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur soal batas muatan pada kendaraan.

"Sanksi ancaman kurungan dua bulan atau denda Rp 500 ribu," jelas Sambodo.

Menurut Sambodo, dalam aturan batas kecepatan, pihaknya bakal mengacu pada batasan rambu kecepatan di jalan tol.

"Di jalan tol ada batas kecepatan minimal 60 km/jam dan batas maksimal 100 km/jam. Yang dikenakan pelanggaran ini ialah batas kecepatan di atas 100 km/jam sesuai rambu yang ada," ucap Sambodo.

Sementara untuk pelanggaran batas muatan, Sambodo menyebut pihaknya tidak bergantung pada tangkapan kamera e-TLE. Dia mengatakan ada sensor yang bakal digunakan untuk memantau muatan truk.

"Jadi overload ini sistemnya atau alatnya sudah ditera oleh badan meteorologi sudah ada sertifikatnya dengan gunakan sensor di jalan. Ketika sensor itu mengindikasi pelanggaran batas muatan kelebihan muatan berat, maka otomatis sensor akan kirim sinyal dan perintah ke kamera dan kamera melaksanakan capture," jelas Sambodo.

"Jadi nggak hanya andalkan kamera, tapi juga andalkan sensor di jalan," sambungnya.

Simak video 'Awas Kena Tilang Elektronik di Tol, Segini Batas Kecepatan Maksimalnya':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT