Pedagang Pasar Anyar Akan Disanksi Jika Jual Minyak Goreng Curah Lebihi HET

Khairul Maarif - detikNews
Selasa, 29 Mar 2022 13:45 WIB
Pemkot Tangerang menyalurkan 10 ton minyak goreng curah kepada para pedagang di Pasar Anyar. Penjual nantinya diwajibkan menjual menggunakan HET. (Khairul M/detikcom)
Pemkot Tangerang menyalurkan 10 ton minyak goreng curah kepada para pedagang di Pasar Anyar. Penjual nantinya diwajibkan menjual menggunakan HET. (Khairul M/detikcom)
Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyalurkan 10 ton minyak goreng curah kepada para pedagang di Pasar Anyar. Penjual nantinya diwajibkan menjual menggunakan harga eceran tertinggi (HET).

Dirut PD Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati menyebutkan ada 29 pedagang yang menerima minyak goreng ini. Pedagang tidak dibatasi untuk membeli minyak goreng curah tapi diberi syarat wajib mempunyai KTP, pakta integritas, dan NPWP.

"Pendistribusian minyak curah khusus untuk pedagang migor curah, tidak diterima untuk umum. Pedagang menjualnya sesuai HET Rp 14.000 per liter atau Rp 15.000 per kilo," kata Titien kepada wartawan, Selasa (29/3/2022).

Titien menuturkan sebelumnya ada 41 pedagang minyak goreng yang terdaftar. Tetapi, karena beberapa dari mereka ada yang tidak memiliki NPWP, hanya 29 pedagang yang terdaftar.

"Itu karena mereka tidak punya NPWP. Tapi insyaallah mereka bisa beli. Akhirnya mereka mau melihat kondisi ini ada operasi minyak murah," tambahnya.

Pedagang Jual di Atas HET Akan Disanksi

Titien menjelaskan jumlah minyak 10 ton tersebut untuk 29 pedagang minyak goreng. Nantinya, pedagang yang tidak mendapatkan minyak goreng hari ini akan dilakukan operasi pasar lagi di lain waktu.

"Nanti dilanjut lagi kalau mereka mau. Tapi kita mendahulukan pasar-pasar lain. Nggak hari ini, kan tidak daftar. Hari ini cuma yang 29," tuturnya.

Titien mengklaim dari pelaksanaan ini tidak ada pedagang yang menolak. Menurutnya, pedagang yang menjual minyak goreng curahnya tidak sesuai HET akan dikenakan sanksi.

"Kalau di sini, saya belum pernah dengar. Nggak ada pedagang yang nolak, Nggak ada. Jika jual di atas HET itu kena sanksi dan nanti ada sanksi satgas," ucapnya. (jbr/jbr)