Heboh Uang Nasabah BCA Rp 135 Juta Lenyap, Polri Minta Korban Lapor

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 28 Mar 2022 17:08 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo
Foto: Dok. Polri
Jakarta -

Heboh di media sosial Twitter dan Instagram uang nasabah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) hilang mendadak Rp 135 juta. Polri meminta korban melaporkan peristiwa tersebut.

"Korban bisa melaporkan ke polda atau polres, biar didalami bagaimana hal tersebut bisa terjadi," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Senin (28/3/2022).

Dedi mengatakan penyidik harus mendalami peristiwa yang sesungguhnya terjadi pada nasabah BCA itu. Dengan demikian, Dedi meminta nasabah yang kehilangan uang itu melapor.

"Itu harus didalami dulu biar penyidik bisa menjelaskan peristiwanya," ucapnya.

BCA Buka Suara

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan saat ini pihak BCA sedang melakukan penelusuran.

"Sedang kami telusuri," kata dia kepada detikcom, Senin (28/3).

Jahja mengungkapkan, jika rekening nasabah diretas atau kartu ATM-nya kena skimming, BCA siap mengganti uang nasabah.

Dalam postingan @heb*st* disebutkan terjadi transaksi penarikan uang di ATM dan transaksi transfer, sehingga uang hilang sampai Rp 135 juta.

"Tabungan gue diambil 135 juta di jam 1 pagi, 27 Maret 2022 via penarikan ATM. Padahal ini (kartu) atm di gue, gue pegang. Gue domisili di Bandung, tapi penarikan ini dilacak di Surabaya kata CS BCA," tulisnya.

"Selanjutnya ada transaksi tanpa sepengetahuan gue senilai 100 juta+25 juta ke sesama BCA dan ke Maybank. Tertera juga nama penerimanya," tambah dia.

Tak hanya itu, Setiaatmadja juga berpesan agar nasabah jangan pernah memberikan PIN sembarangan. Selain itu jangan menggunakan PIN yang mudah ditebak orang lain, seperti dari tanggal lahir atau angka yang mudah diprediksi lainnya. Contohnya 1111 dan 1234.

"Jangan kasih OTP pada siapapun juga, jangan lalai simpan kartu, saat pencet di ATM tutupin jari kita," katanya, kepada detikcom, Senin (28/3).

Adapun pesan itu disampaikan Jahja bersamaan dengan pernyataan BCA yang akan mengganti 100% uang nasabah yang hilang atas nama Hebbie Agus Kurnia sebesar Rp 135 juta.

"Itu infonya sudah beres memang di skim dari hasil investigasi kami, bukan kesalahan nasabah. Iya, kalau bukan karena kesalahan atau kelalaian nasabah kita ganti 100%," jelas Jahja.

Jahja mengatakan BCA telah melakukan investigasi dan menghubungi nasabah yang kehilangan uang. Kepada nasabah BCA juga sudah sampaikan akan memberikan penggantian 100%.

"Nasabah berterima kasih atas proses investigasi BCA. Nasabah info akan segera memberikan klarifikasi ke media," tambah Jahja.

(drg/maa)