Jatah Beras Rakyat Miskin di Sumut Berkurang

Jatah Beras Rakyat Miskin di Sumut Berkurang

- detikNews
Selasa, 23 Mei 2006 00:19 WIB
Medan - Jumlah rumah tangga miskin di Sumatera Utara (Sumut) meningkat 50 persen dari 600 ribu keluarga pada 2005 menjadi 900 ribu keluarga pada 2006. Akibatnya, jatah beras miskin terpaksa dikurangi. Menurut Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional I Sumatera Utara, Heru Priono, sebelumnya kebijakan pusat menetapkan jatah raskin untuk setiap keluarga miskin sebanyak 15 kilogram. Setiap keluarga mendapat 10 kali penerimaan sehingga totalnya menjadi 150 kilogram. "Tetapi jika plafon ini diikuti, tentu tidak semua keluarga miskin menerima raskin. Untuk meng-cover semua, jatah raskin setiap keluarga terpaksa dikurangi," kata Heru Priono pada wartawan di Kantornya, Jl Gatot Subroto, Medan, Senin (22/5/2006).Pemerintah Provinsi Sumut menyetujui kalau jatah dikurangi menjadi 10 kilogram untuk 6 kali penerimaan pada tahun 2006. Menurut Heru, jumlah keluarga miskin penerima raskin disesuaikan dengan data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kompensasi BBM yang diolah Biro Pusat Statistik (BPS). Data sebelumnya bersumber dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Heru mengakui, realisasi raskin pada tahun ini sedikit terlambat atau baru bisa dicairkan pada April 2006. Keterlambatan ini disebabkan lambatnya proses pengolahan data dan cetakan kartu miskin oleh instansi terkait. Hingga 12 Mei 2006, baru sebanyak 4.740 ton yang direalisasikan dari rencana penyaluran sebanyak 8.059 ton. Pembagian raskin dilakukan di 11 daerah dari total 25 kabupaten dan kota di Sumut. (fay/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads