Mendes Sebut Pembangunan Desa Harus Bertumpu Akar Budaya Masyarakat

ADVERTISEMENT

Mendes Sebut Pembangunan Desa Harus Bertumpu Akar Budaya Masyarakat

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 26 Mar 2022 20:47 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar
Foto: Syahdan Alamsyah
Jakarta -

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyampaikan pembangunan desa perlu dilakukan berdasarkan data sesuai kebutuhan masyarakat.

Tak hanya itu, Halim menyebutkan seluruh pembangunan desa juga tak boleh dilakukan secara serampangan dan tercerabut dari akar budaya masyarakat setempat. Adapun hal ini sesuai dengan tujuan ke-18 dari SDGs Desa, yakni Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif. Menurutnya, tujuan tersebut penting untuk dilakukan dalam merancang pembangunan di desa.

"Kenapa harus ada tujuan yang ke-18, berbeda dengan SDGs yang dirumuskan PBB? Karena saya tidak ingin pembangunan desa di Indonesia tidak bertumpu pada akar budaya masyarakat desa," kata Halim dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/3/2022).

Lebih lanjut, Halim menjelaskan pembangunan di desa tidak boleh didasarkan hanya pada keinginan elite desa. Guna menghindari hal ini, dirinya pun mengambil kebijakan pembangunan global yang dirumuskan PBB dengan 193 negara atau disebut dengan SDGs. Adapun SDGs global tersebut kemudian diturunkan ke Perpres 59 Tahun 2017 dengan judul percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Saya landingkan lagi ke desa. Jadi dari PBB, ke Indonesia, saya turunkan lagi ke desa. Dari PBB ada 17 tujuan kemudian di Indonesia jadi Perpres dengan 17 tujuan. Saya turunkan ke desa bukan 17 tapi 18 tujuan. Konkret, operasional. Jadi jelas, desa mau dibawa ke mana," ujar Halim.

Halim menambahkan terdapat 18 tujuan yang dituangkan dalam SDGs Desa. Hal ini meliputi, Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi, Desa Berenergi Bersih dan Terbarukan, Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, Infrastruktur dan Inovasi Desa Sesuai Kebutuhan, Desa Tanpa Kesenjangan, Kawasan Permukiman Desa Aman dan Nyaman, Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan, Desa Tanggap Perubahan Iklim, Desa Peduli Lingkungan Laut, Desa Peduli Lingkungan Darat, Desa Damai Berkeadilan, Kemitraan untuk Pembangunan Desa, serta Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif.

Dalam rangka melengkapi SDGs Desa, 18 poin itu kemudian disempurnakan dengan 222 indikator. Adapun indikator ini menjadi acuan menentukan arah pembangunan di desa. Dengan tujuan tersebut, SDGs Desa pun telah dipuji PBB, NGO Internasional hingga pejabat daerah sebagai konsep out of the box.

(fhs/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT