Andi Mallarangeng Sering Dicatut untuk Memeras

Andi Mallarangeng Sering Dicatut untuk Memeras

- detikNews
Senin, 22 Mei 2006 17:37 WIB
Jakarta - Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng kesal namanya sering dicatut untuk memeras dan menyebarkan informasi sesat. Karena itu dia mengingatkan masyarakat waspada bila menerima telepon yang mengaku sebagai dirinya. "Masyarakat perlu mengetahui hal itu dilakukan orang-orang tidak bertanggung jawab dan untuk tujuan-tujuan memberi informasi keliru atau kepentingan pribadi dalam hal meminta uang tersebut," ujar Andi di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (22/5/2006). Modus operandi pemeras cukup teliti. Yaitu berbicara dengan menggunakan suara dan logat kental Makassar seperti halnya Andi. Kasus serupa dialami juga Jubir Dino Patti Djalal, Seskab Sudi Silalahi, beberapa staf kepresidenan lainnya dan bahkan keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri. Karena yang dicatut bukan orang sembarangan, maka target pemerasan pun bukan orang sembarangan pula. Ada gubernur, bupati, walikota, pejabat tinggi negara, pejabat TNI, diplomat negara sahabat dan dokter kepresidenan. "Syukurnya para pejabat itu mengetahui nomor telepon saya sehingga bisa melakukan konfirmasi. Saya tidak tahu apakah ada motif politik atau tidak," tambah Andi. Lebih lanjut dikatakannya, sebenarnya kasus ini terjadi sejak lama. Polisi pun telah turun tangan melakukan penyelesaian, dan hasilnya salah seorang pelaku penipuan berhasil diringkus. Namun toh terus saja terjadi. "Berdasar laporan sementara hasil penyilidikan polisi, mereka menggunakan kartu prabayar. Kami tidak tahu apakah nomor-nomor itu teregristasi di operator layanan ponsel atau tidak. Kalaupun teregristasi, apakah identitas diri dicantumkan dengan benar. Yang jelas berasal dari kartu prabayar," papar pria berkumis ini. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads