Tidak Puas Hasil Rampokan, Korban Ditempeleng

Tidak Puas Hasil Rampokan, Korban Ditempeleng

- detikNews
Senin, 22 Mei 2006 17:31 WIB
Jakarta - Perampok kini makin berani beraksi di siang hari bolong. Kali ini nasib naas menimpa keluarga Alfianto Yuda Jaya. Keluarga wiraswastawan itu terpaksa bertekuk lutut di bawah ancaman pistol perampok.Padahal saat kejadian berlangsung pukul 12.00 WIB, Minggu 21 Mei, rumah Alfianto yang berlokasi di Jalan Cempaka Putih Tengah XXIX Nomor 1, RT 07 RW 09, Jakarta Timur, dihuni 8 orang.Saat itu Alfianto ditemani istri, Sri Wardani (42), anaknya, Azar (9), 2 pembantu, dan 3 karyawan istrinya yang membuka usaha konveksi.Ditemui wartawan di rumahnya, Sri Wardani menuturkan, saat itu ada sekitar 4 orang masuk ke dalam rumah dengan melompati pagar dan membuka pintu gerbang.Lalu mereka masuk melalui garasi dan pintu rumah yang memang sudah terbuka. Mereka menggunakan pakaian serba hitam, rompi hitam dan topi hitam tanpa cadar.Karena penampilannya seperti itu, awalnya ia menduga mereka aparat polisi. Namun tiba-tiba salah seorang dari mereka menodongkan pistol ke arah Alfianto sambil mengeluarkan ancaman. "Bersuara, mati!" tutur Sri menirukan ucapan perampok.Sementara kawanan perampok lainnya menggunakan 2 clurit dan satu pistol. Seluruh anggota rumah lalu digiring ke kamar tengah.Mereka semua diikat tangan dan kakinya dengan menggunakan tali seperti kabel berwarba hitam, kecuali Azar. Setelah itu mereka disuruh tengkurap dan ditutup bed cover.Setelah berhasil melumpuhkan korbannya, kawanan perampok ini mulai bergerilya mencari harta benda milik Alfianto.Mereka berhasil mengambil 5 cincin berlian sebesar 25 gram, 8 jam tangan antara lain bermerek Omega, Gucci dan Lanvin, 4 HP, 1 laptop, korek api merek Duppont, dan uang tunai Rp 1,5 juta.Karena merasa barang yang diambil tidak banyak, istri korban lalu diseret ke ruangan lain dan disuruh menunjukkan tempat harta lainnya.Sri Wardani yang saat itu sangat ketakutan lalu menunjukkan kepada perampok kunci mobil yang ada di atas kulkas."Saya bilang ambil saja," katanya. Di garasi rumah Alfianto saat itu diaprkir dua mobil merek Mercedes Benz warna hitam dan Toyota Kijang warna silver.Karena kesal tidak menemukan benda berharga lainnya, salah satu perampok lalu menempeleng wajah Sri Wardani.Setelah kawanan perampok itu kabur. Dua mobil tersebut tidak dibawa perampok. Alfianto lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cempaka Putih. Hingga kini polisi terus mencari pelaku perampokan.Sekitar 7 bulan yang lalu, tetangga di samping rumah Alfianto juga pernah menjadi korban perampokan. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads