Walkot Depok Soroti SE Penggunaan Toa Masjid: Lebih Baik Kesepakatan RW

Dwi Rahmawati - detikNews
Jumat, 25 Mar 2022 20:21 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris
Wali Kota Depok Mohammad Idris (Dwi Rahmawati/detikcom)
Depok -

Wali Kota Depok Mohammad Idris menyoroti surat edaran (SE) Menag terkait penggunaan pengeras suara masjid. Idris menilai pengeras suara masjid tidak perlu diatur dan sebaiknya berdasarkan kesepakatan pengurus masyarakat setempat.

"Dikembalikan pada kesepakatan di RW-nya, itu lebih proporsional menurut saya. Karena hak itu menurut saya nggak perlu diatur itu. Seharusnya RT/RW sudah tahu (apakah warga terganggu) dan lurah juga bisa mengarahkan," kata Idris setelah acara Pelantikan Pengurus MUI Kecamatan Tapos, Depok, Jumat (25/3/2022).

Untuk itu, saat Ramadan nanti menurutnya diperlukan peninjauan di daerah masing-masing soal penggunaan pengeras suara di masjid. Jika masyarakat sekitar tidak terganggu, Idris menyebut tidak perlu ada pembatasan.

"Ketika ada masukkan dari tokoh-tokoh masyarakat, kami minta dipertimbangkan kembali. Kalau masyarakat dan budayanya tidak mengganggu kenapa harus dilarang, tapi kalau memang mengganggu, misalnya beberapa kompleks terganggu, karena banyak umat-umat lainnya itu dikembalikan pada kesepakatan di RW-nya," ujarnya.

Idris mengatakan penggunaan Toa untuk membangunkan sahur nanti masih dikaji oleh beberapa pihak. Sebab, menurutnya, penggunaan pengeras suara di masjid sudah menjadi kebiasaan di masyarakat.

"Karena itu kan sudah biasa, bahkan terbantu ketika ada corong itu dia membangunkan segala macam malah terbantu. Ketimbang sepi, kayak di tengah hutan. (Penggunaan Toa untuk bangunkan sahur) nanti dilihat kebijakan pemangku kepentingan di wilayahnya," paparnya.

Untuk diketahui, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran yang mengatur penggunaan pengeras suara atau Toa di masjid dan musala. Salah satu isi aturan di surat edaran tersebut mengatur volume pengeras suara paling besar 100 dB (seratus desibel).

Selain itu, berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama No SE 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala, penggunaan pengeras suara di bulan Ramadan, baik dalam pelaksanaan salat tarawih, ceramah/kajian Ramadan, maupun tadarus Al-Qur'an, menggunakan pengeras suara dalam.

Simak juga Video: Warga di Pekanbaru Cekcok Gegara Gangguan Suara Toa Masjid

[Gambas:Video 20detik]



(eva/eva)