12 Orang Tewas Dalam Serangan Pemberontak di RD Kongo

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 25 Mar 2022 05:31 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Bunia -

12 orang tewas dalam serangan pemberontak di Republik Demokratik (RD) Kongo. Dua belas orang tersebut, 11 merupakan warga sipil dan 1 orang adalah tentara.

Dilansir dari AFP, Jumat (25/3/2022) pemberontakan itu terjadi di Desa Tshotsho, Provinsi Ituri, timur laut Kongo, kata sumber rumah sakit dan pihak berwenang setempat. Desa Tshotsho berjarak sekitar 30 kilometer (18 mil) dari kota utama provinsi Ituri, Bunia.

"Kami telah menerima 11 jenazah warga sipil korban pembantaian di wilayah Lopa di Djugu. Ada juga satu jenazah seorang tentara," kata direktur rumah sakit regional utama, John Katabuka, kepada AFP.

"Pejuang CODECO menyerang desa Tshotsho pada Rabu malam hingga Kamis pagi. Mereka membunuh 11 warga sipil dengan parang dan senjata -- seorang wanita dan orang tua," kata pejabat setempat Gedeon Dino kepada AFP.

Pemberontakan itu dilakukan oleh Kerjasama untuk Pembangunan Kongo (CODECO), milisi etnis dan sekte politik-agama terkenal yang mengklaim mewakili kepentingan kelompok etnis Lendu.

Kelompok CODECO menjadi salah satu kelompok pemberontak di negara yang dilanda kekerasan itu. Sumber-sumber lokal mengatakan pembunuhan terakhir mereka diduga merupakan pembalasan atas serangan militer terhadap mereka.

"Para gerilyawan ini menyerang warga yang damai saat mereka melarikan diri dari tembakan militer," kata juru bicara militer Letnan Jules Ngongo kepada AFP.

(aik/aik)