Bertemu Dubes Rusia, Cak Imin Dorong Segera Setop Invasi ke Ukraina

ADVERTISEMENT

Bertemu Dubes Rusia, Cak Imin Dorong Segera Setop Invasi ke Ukraina

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Kamis, 24 Mar 2022 19:16 WIB
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bertemu Dubes Rusia untuk RI Lyudmila Georgievna Vorobieva di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/3/2022).
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bertemu Dubes Rusia untuk RI Lyudmila Georgievna Vorobieva. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva. Cak Imin mendorong Rusia segera menghentikan perang dengan Ukraina.

Pertemuan Cak Imin dan Dubes Rusia digelar ruang delegasi, gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/3/2022). Cak Imin didampingi 2 elite PKB, yakni Ketua bidang SDA dan Energi DPP PKB Daniel Johan serta Wasekjen PKB Dita Indah Sari. Sedangkan Lyudmila didampingi para staf Kedubes Rusia di RI.

Dalam pertemuan, Cak Imin mengutarakan harapannya terkait perang antara Rusia dan Ukraina. Pimpinan DPR dari Fraksi PKB itu khawatir konflik Rusia vs Ukraina menjadi memicu perang global.

"Tentu kita berharap segera tercipta suasana damai di Ukraina. Yang kita sangat khawatir, Ukraina ini bisa menjadi pemicu perang global," kata Cak Imin usai pertemuan.

"Supaya tidak jadi pemicu, kita berharap banyak pada Rusia untuk mempercepat keadaan ini sehingga jadi lebih damai," imbuhnya.

Cak Imin juga berharap tak ada ketegangan antara negara Barat dan Timur. Dia ingin Rusia menjadi motor utama perdamaian dunia.

"Tidak ada ketegangan antara barat dan timur yang penting. Kita ingin Rusia menjadi motor utama lokomotif perdamaian tata dunia baru yang manusiawi, adil, demokratis, kemanusiaan, dan damai," ucapnya.

Cak Imin juga berterima kasih kepada Dubes Rusia untuk Indonesia Lyudmila atas penjelasan seputar konflik Rusia vs Ukraina. Dia mendorong agar perang Rusia dengan Ukraina bisa segera berakhir.

"Terima kasih Ibu Duta besar yang memberikan kita banyak pandangan sehingga kita semakin objektif dalam menilai perang. Yang paling penting, perang harus bisa cepat dihentikan," pungkas Ketua Umum PKB itu.

(fca/zak)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT