Kabel Menjuntai di Limo Depok Putus, Diduga Ditabrak Truk Pengangkut Tanah

ADVERTISEMENT

Kabel Menjuntai di Limo Depok Putus, Diduga Ditabrak Truk Pengangkut Tanah

Dwi Rahmawati - detikNews
Kamis, 24 Mar 2022 17:15 WIB
Kabel Menjuntai di Depok (Dwi-detikcom)
Kabel Menjuntai di Depok (Dwi/detikcom)
Jakarta -

Kabel telekomunikasi di Jalan Raya Grogol RT 06 RW 01, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, putus. Diduga kabel sepanjang 7 meter itu terlepas usai ditabrak truk bermuatan tanah.

Warga sekitar, Aymansyah, mengatakan kejadian berlangsung pada Rabu (23/3/2022) malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu penjaga tambal ban melihat kabel tersangkut di truk tanah sebelum jatuh.

"Ada tukang tambal ban melihat truk tanah (kena) kabel. Tapi memang di sini kabel itu pada menggelayut turun semua, pendek," papar Aymansyah saat ditemui di lokasi, Kamis (24/3).

Aymansyah mengatakan kabel tersebut milik perusahaan Telkom. Menurut dia, pagi harinya kabel dirapikan oleh karyawan di salah satu warung seafood.

"Kemarin yang jatuh itu satu, tapi panjang. Takut juga, makannya saya viralkan karena tahu kejadian di Pitara yang kabel setrum warga," sambungnya.

Aymansyah berharap kabel yang menjuntai di jalanan bisa dirapikan oleh pihak terkait. Terlebih untuk truk yang kerap kali lewat di Jalan Grogol untuk bertanggung jawab jika menyebabkan barang sampai rusak.

"Belum laporan (ke perusahaan terkait), dari pihak truknya ini harus bertanggung jawab. Mohon ada pertanggungjawaban dari pihak perusahaan yang ada di Krukut," lanjut dia.

Penjaga toko seafood, Yopi (22), mengatakan ia merapikan kabel tersebut tanpa menggunakan perlindungan diri. Yopi menyebutkan kabel tak bermuatan listrik.

"Pakai tangan saja, itu kabelnya kan nggak ada listrik. Kabel telepon ya," paparnya.

Kabel yang menjuntai di Depok sebelumnya menarik perhatian dari banyak pihak. Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku khawatir dan meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kewenangan Pemkot dalam perizinan.

"Secara umum saya sudah komunikasi dengan provinsi bahwa izin telekomunikasi diberikan kewenangan walaupun tidak sepenuhnya kepada pemerintah daerah," papar Mohammad Idris di Balai Kota Depok, Selasa (22/3/2022).

Hal tersebut masih menjadi evaluasi Pemkot Depok. Pasalnya, perizinan pemasangan tower hingga kabel ada di pihak Pemprov. Namun, lanjut dia, pemasangan jadi masalah karena kurangnya perawatan.

"Ini yang jadi masalah kabel-kabel seliweran nggak jelas, apalagi di kampung-kampung, ternyata memang mereka sudah mengantongi izin. Provinsi ngasih izin begitu saja tanpa mengawasi di lapangan. Ini menjadi masalah, termasuk tower," bebernya.

Ia meminta perizinan diberikan ke Pemkot Depok supaya dipermudah untuk dilakukan tindak lanjut. Entah dari segi pengawasan, pemberian rekomendasi, atau keterkaitan dengan masalah infrastruktur di Kota Depok.

Lihat juga video 'Perbaikan Kabel dan Tiang di Ciputat Dikeluhkan Warga':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT