ADVERTISEMENT

12 WNI dari Ukraina Kembali Dipulangkan, Total Jadi 133

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 24 Mar 2022 15:20 WIB
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kemlu Judha Nugraha
Judha Nugraha (Foto: Tangkapan layar)
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut sebanyak 12 warga negara Indonesia (WNI) telah dipulangkan dari Ukraina. Jadi total WNI yang sudah dipulangkan sebanyak 133 orang.

"Alhamdulillah pada tanggal 21 Maret yang lalu 12 warga negara Indonesia terdiri dari 9 warga negara kita yang ada Chernihiv, 2 WNI yang ada dari Dnipro dan kemudian 1 WNI ada di Kiev beserta 1 warga negara Ukraina, ini adalah orang tua dari 2 anak Dnipro telah tiba di Jakarta," kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kemlu Judha Nugraha saat jumpa pers virtual, Kamis (24/3/2022).

Judha mengatakan sebanyak 12 WNI itu telah menjalani proses karantina. Dia menambahkan bahwa pada 22 Maret, para WNI telah dinyatakan bebas dari karantina.

"Mereka telah menjalani proses karantina sesuai dengan protokol kesehatan dari Satgas COVID nasional, dan kemudian pada tanggal 22 mereka sudah dinyatakan bebas dari karantina," sebutnya.

Sementara itu, Judha menyebut sebanyak 9 di antaranya pekerja migran Indonesia. Mereka, kata Judha, telah dipulangkan ke Binjai, Sumatera Utara.

"Kemudian bekerja sama dengan rekan-rekan dari BP2MI kami telah memulangkan khususnya 9 WNI kita yang juga pekerja migran kita tadi Chernihiv ini ke daerah asal mereka yaitu di Binjai, Sumatera Utara. Dan saat ini alhamdulillah mereka telah berkumpul kembali bersama keluarga," katanya.

Judha menyebut seluruh proses evakuasi WNI dari Ukraina telah selesai. Dia mengatakan sebanyak 23 WNI memilih tinggal di Ukraina.

"Dengan demikian, proses evakuasi WNI dari Ukraina telah selesai dengan total WNI yang telah berhasil kita evakuasi sebanyak 133, ada 23 WNI lagi yang memilih sejak awal untuk tetap tinggal di Ukraina dan dalam hal ini KBRI Kiev yang tetap beroperasi terus menjalin komunikasi dengan mereka juga memonitor," tuturnya.

(lir/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT