ADVERTISEMENT

3 Pekerja Proyek Tol Cijago Tertimbun Tanah, Rekan Korban-Mandor Diperiksa

Dwi Rahmawati - detikNews
Rabu, 23 Mar 2022 17:55 WIB
Polisi mendalami kasus 3 pekerja proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) tertimbun saat pengukuran kedalaman tanah. Tiga orang saksi diperiksa. (Dwi Rahmawati/detikcom)
Polisi mendalami kasus 3 pekerja proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) tertimbun saat pengukuran kedalaman tanah. Tiga orang saksi diperiksa. (Dwi Rahmawati/detikcom)
Depok -

Polisi mendalami kasus 3 pekerja proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) tertimbun saat pengukuran kedalaman tanah. Pengusutan masih terus dilakukan.

"Sudah 3 orang saksi yang diperiksa, sekarang lagi memanggil saksi yang lain," kata Kapolsek Cinere Depok AKP Suparmin saat dimintai konfirmasi, Rabu (23/3/2022).

Ketiga saksi yang dipanggil adalah rekan kerja korban hingga mandor di proyek tersebut. AKP Suparmin mengatakan kasus ini masih diselidiki.

"Rekan kerja korban sama mandor. Kita belum bisa menyimpulkan (penyebabnya)," kata dia.

Sementara itu, dua korban yang dirawat di rumah sakit (RS) sudah diperbolehkan pulang.

Polisi mendalami kasus 3 pekerja proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) tertimbun saat pengukuran kedalaman tanah. Tiga orang saksi diperiksa. (Dwi Rahmawati/detikcom)Polisi mendalami kasus 3 pekerja proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) tertimbun saat pengukuran kedalaman tanah. Tiga saksi diperiksa. (Dwi Rahmawati/detikcom)

"Korban sudah bisa pulang kemarin. Dua-duanya sudah bisa pulang," ucapnya.

3 Pekerja Proyek Tol Cijago Tertimbun

Sebelumnya diberitakan, warga sekitar menyebut ada tiga pekerja proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) yang tertimpa reruntuhan tanah saat mengukur kedalaman tanah. Ketiganya mengalami luka-luka dan selamat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (21/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Pengukuran tanah dilakukan di galian paku bumi pembuatan jembatan Tol Cijago.

"Kejadian sekitar jam 14.00 WIB. Alhamdulillah yang tiga orang ini masih selamat," kata salah seorang saksi, Andi, di lokasi, Senin (21/3).

Andi mengatakan proses evakuasi cukup memakan waktu lama karena ada korban yang terjepit. Proses evakuasi dilakukan petugas proyek dan dibantu warga sekitar.

"Prosesnya yang lama (korban) terakhir karena dia di bawah kakinya kejepit. Evakuasi sulit karena korban ditarik ke samping tanah yang satu longsor, pas saya tarik korban kena rambutnya dia teriak kesakitan. Semua pekerja dievakuasi sama warga," sambungnya.

Polisi mendalami kasus 3 pekerja proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) tertimbun saat pengukuran kedalaman tanah. Tiga orang saksi diperiksa. (Dwi Rahmawati/detikcom)Polisi mendalami kasus 3 pekerja proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) tertimbun saat pengukuran kedalaman tanah. Tiga orang saksi diperiksa. (Dwi Rahmawati/detikcom)

Terpisah, Panitia Unit (Panit) Reskrim Polsek Limo Ipda Hasanudin mengatakan awalnya tak ada masalah saat pekerja melakukan pengukuran di jarak 6-7 meter. Namun, saat pengecekan terakhir, sisi sebelah timur longsor.

"Terus pekerja (nama Rifan) pegang kayu yang buat ukur kedalaman. Kemudian longsor dan keuruk (tertimbun, red) sampai kepala. Kemudian ditolong sama Tohidin dan longsor lagi," katanya kepada wartawan.

"Tanah dari atas yang bekas galian tiang pancang dinaikin ke atas dindingnya longsor. Kemudian ditolong sama rekan kerja lain," sambungnya.

(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT