Golkar Dukung Panglima TNI Larang Prajurit Amankan Proyek: Disiplin!

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Selasa, 22 Mar 2022 15:29 WIB
Bobby Adhityo Rizaldi
Bobby Adhityo Rizaldi. (Dok Pribadi)
Jakarta -

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa melarang prajurit TNI melakukan pengamanan proyek secara pribadi tanpa perintah Pangdam terkait. Partai Golkar meminta instruksi Panglima TNI ini didukung.

"Perlu kita dukung upaya penegakan disiplin TNI oleh Panglima," kata anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi kepada wartawan, Selasa (22/3/2022).

Untuk diketahui, arahan Jenderal Andika merupakan penyikapan atas penyerangan KKB yang menewaskan prajurit TNI AU beberapa waktu lalu. Mereka saat itu melakukan pengamanan di Bandara Aminggaru, Ilaga, Puncak, Papua.

Bobby mengatakan seorang prajurit/perwira harus patuh komando dan setiap mobilisasi pasukan memiliki konsekuensi tertentu yang memerlukan koordinasi dengan atasan.

"Jangan ada tindakan indisiplin yang membahayakan nyawa prajurit di lapangan. Apalagi membiarkan prajurit tanpa terlindungi," kata Bobby.

Bobby juga berbicara tentang pengamanan pembangunan di Papua dan Papua Barat yang ideal. Menurutnya, koordinasi harus tetap diutamakan.

"Di sisi lain, dalam proses pembangunan di Papua/Papua Barat, juga perlu koordinasi dengan pihak keamanan TNI/Polri agar jangan ada kejadian pembunuhan pekerja infrastruktur lagi ke depannya," kata Bobby.

Sebelumnya diberitakan, Jenderal Andika menyebut kelompok bersenjata bisa berada di mana saja. Kasus gugurnya prajurit TNI saat melakukan pengamanan harus jadi pelajaran para Dandim di seluruh wilayah agar tidak main-main.

"Makanya dalam instruksi saya tidak ada yang melakukan pengamanan proyek apapun kecuali atas perintah pangdam. Semua harus bisa bertindak secara disiplin, hati-hati, tidak sembarangan, pada saat yang bersamaan selalu siap di manapun juga," kata Jenderal Andika.

Tonton video 'Panglima TNI Larang Prajuritnya Amankan Proyek Tanpa Perintah Pangdam':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/rfs)