Cegah Gangguan Ketertiban, Satpol PP DKI Akan Razia PMKS Selama Ramadan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 22 Mar 2022 11:10 WIB
Satpol PP DKI Jakarta saat Apel Kesiapsiagaan dan Antisipasi Gangguan Trantibum jelang Ramadhan di Monas.
Satpol PP DKI Jakarta saat apel kesiapsiagaan dan antisipasi gangguan trantibum menjelang Ramadan di Monas (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Satpol PP DKI Jakarta bakal melakukan patroli di berbagai lokasi yang berpotensi munculnya penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) selama bulan suci Ramadan 1443 H. Satpol PP bakal melakukan pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat supaya tertib selama Ramadan.

Hal ini disampaikan oleh Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin saat memimpin Apel Kesiapsiagaan dan Antisipasi Gangguan Trantibum menjelang Ramadan di Monumen Nasional (Monas).

"Saya minta untuk mengingatkan dan mengedukasi seluruh masyarakat agar Jakarta menjadi kota yang tertib, teratur, dan nyaman selama Ramadan agar semua masyarakat bisa menjalani ibadah dengan nyaman dan tenteram. Kita lakukan patroli pengawasan di berbagai tempat di lokasi-lokasi PMKS berada. Kita edukasi, ingatkan, kemudian kita lakukan pembinaan dengan Dinas Sosial," kata Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/3/2022).

Arifin mengatakan potensi pelanggaran dan gangguan ketenteraman serta ketertiban umum yang perlu penindakan di antaranya peredaran minuman keras beralkohol dan praktik asusila. Tak hanya itu, disiplin protokol kesehatan juga tak luput dari pengawasan di lapangan.

Selain Satpol PP DKI Jakarta, TNI/Polri akan terlibat dalam pengerahan ribuan personel gabungan dari berbagai unsur tersebut.

"Walaupun situasi penanganan pandemi COVID-19 sudah semakin membaik, bukan berarti kita mengabaikan prokes," ujarnya.

Meski begitu, Arifin meminta aparat bertindak tegas tanpa menunjukkan arogansi. Menurutnya, aparat mesti mengayomi dan edukatif dalam menjalankan tugasnya.

"Tindakan tegas sebagaimana yang diatur dalam perda tetap menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas kita," ucapnya.

"Cara bertindaknya pun tidak menunjukkan arogansi dan kesewenang-wenangan. Masyarakat kita harus terus menerus kita ayomi, ingatkan, edukasi untuk memahami dan menjalankan, melaksanakan ketentuan daerah," lanjutnya.

Simak Video 'Sandiaga Uno Sebut Kegiatan Ramadan Tahun Ini Bisa Bebas, Asalkan...':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/fas)