Pemeriksaan Usai, Haris Azhar-Fatia Tak Ditahan di Kasus 'Lord Luhut'

ADVERTISEMENT

Pemeriksaan Usai, Haris Azhar-Fatia Tak Ditahan di Kasus 'Lord Luhut'

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 21 Mar 2022 20:08 WIB
Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti
Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti telah selesai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di kasus pencemaran nama baik Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Keduanya tidak ditahan.

Haris dan Fatia keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pukul 19.35 WIB. Haris mengaku ditanya puluhan pertanyaan oleh penyidik.

"Banyak mungkin lebih dari 30 pertanyaan. Kalau di (pemeriksaan) saya banyak bicara soal (konten) YouTube. Siapa yang upload, siapa yang pencet tombol," kata Haris di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/3/2022).

Haris mengatakan, dalam pemeriksaan hari ini, pihaknya tidak banyak ditanya perihal riset yang telah dilakukan dan menjadi dasar argumen soal keterlibatan Luhut dalam bisnis tambang di Papua. Hanya ada satu pertanyaan yang menyangkut bisnis tambang di Papua yang ditanyakan penyidik.

"Nggak ada materi soal materi riset. Tapi kami menjelaskan dan akhirnya jawaban kami soal riset bisa masuk ke berita acara. Ada satu pertanyaan soal perusahaan-perusahaan tambang dan kita sudah jelaskan semua bukan hanya dari riset tapi juga bahan dasar dari riset itu untuk ditulis," terang Haris.

Haris Azhar sebelumnya tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 10.30 WIB. Sementara Fatia tiba pada pukul 12.30 WIB.

Pemeriksaan hari ini merupakan pertama kalinya keduanya diperiksa dengan status tersangka. Sebelumnya keduanya sudah dua kali diperiksa saat masih berstatus sebagai saksi.

Saat menghadiri pemeriksaan hari ini, Haris dan Fatia sama-sama berkomentar perihal status tersangka yang menjeratnya. Haris menganggap laporan Luhut ini penuh dengan muatan politis.

"Ini politis ini upaya untuk membungkam, baik membungkam saya, membungkam masyarakat sipil, dan sekaligus ini menunjukkan ada diskriminasi penegakan hukum," kata Haris di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/3/2022) pagi.

Haris menilai ada ketimpangan dalam penanganan kasus yang dilaporkan oleh Luhut. Dia menyebut tiap laporan yang dilayangkan oleh pihak pejabat akan mendapatkan respons cepat dari aparat hukum. Hal itu berbanding terbalik jika yang melaporkan dari kalangan masyarakat biasa.

"Karena orang-orang yang dibungkam ini seperti saya dan Fatia adalah orang-orang yang juga sudah punya banyak laporan ke kantor polisi termasuk ke Polda Metro Jaya tetapi tidak pernah ditanggapi," jelas Haris.

Simak video 'Polda Bantah Kriminalisasi Haris-Fatia: Sudah Berdasar Fakta Hukum':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT