Bom Rakitan Ditemukan di Bantul

Bom Rakitan Ditemukan di Bantul

- detikNews
Minggu, 21 Mei 2006 15:32 WIB
Bantul - Sebuah bom rakitan ditemukan di Jl Wates Km 11,5 di Desa Argomulyo Sedayu, Bantul. Bom rakitan yang terbungkus kardus putih itu berhasil dijinakkandan diledakkan oleh Tim Jihandak Gegana Brimob Polda DIY.Saat ini, polisi masih mengusut motif ancaman teror tersebut. Pasalnya si pengirim melalui sebuah surat tanpa alamat dan nama jelas, mengancam meminta sejumlah uang. Selain itu, pengirim juga mengatasnamakan dan suruhan Pak Wito atau Notosuwito adik tiri Soeharto dan keluarga besar Kemusuk.Awal mula ditemukan bom rakitan itu, setelah pemilik toko kayu jati di Jl Wates Km 11,5 yakni Basuki menerima paket dari kardus berwarna putih dari seorang tetangga, penjual salak pondok Ny Siyem (50).Kebetulan Ny Siyem berjualan salak tidak jauh dari toko kayu tersebut hanya berjarak beberapa meter saja. Pada Sabtu (20/5/2006) kemarin, Ny Siyem kedatangan seorang laki-laki yang tidak dikenal. Karena toko milik Basuki sudah tutup, orang tersebut menitipkan kepadanya agar paket itu diberikan kepada Basuki.Oleh karena toko tutup, paket sempat dibawa ke rumah. Baru keesokan harinya bungkusan itu diterima Ny Rahmi.Waktu itu, Ny Siyem mengatakan kalau ada kiriman paket dari seseorang agar diserahkan kepada Pak Basuki. Selanjutnya paket tersebut diserahkan kepada Ny Basuki. Paket kemudian dibuka oleh Ny Basuki.Karena curiga ada lilitan kabel dan rangkaian lain di dalamnya, paket tersebut kemudian ditaruh di tanah kosong tidak jauh dari rumahnya. Ny Basuki kemudian menelepon Polsek Sedayu Bantul yang berada sekitar 600 meter dari rumahnya.Tidak lama kemudian polisi bersama anggota Gegana Polda DIY, datang untuk mengamankan benda tersebut. Jalan di sekitar lokasi sempat ditutup dan diblokir oleh petugas selama lebih kurang satu jam.Setelah meminta keterangan beberapa orang saksi, polisi kemudian menjinakkan bom rakitan dan mengevakuasi ke markas Brimob di Baciro, Kota Yogyakarta. Petugas dipimpin Komandan Jihandak, Iptu Supraba berhasil meledakkan rangkaian bom tersebut dengan menggunakan alat penghancur. Suara ledakan keras sempat terdengar di sekitar markas Brimob.Kapolda DIY, Brigjen Bambang Aris Sampurno Djati ketika dihubungi detikcom, Minggu (21/5/2006), membenarkan adanya temuan bom rakitan di Jl Wates tersebut. Petugas sampai sekarang masih meneliti rangkaian bom rakitan itu karena terdapat timer, batere, kabel rangkaian, dan serbuk amunisi."Semuanya masih kita selidiki termasuk motifnya. Tapi ini jelas bom rakitan, hanya saja modelnya seperti apa kita belum tahu atau belum ada laporan," kata Bambang.Dia mengatakan saat ini petugas masih memeriksa beberapa orang saksi seperti penjual salak pondok, pemilik toko kayu jati, Basuki dan keluarganya, serta warga sekitar yang mengetahui."Semua masih kita selidiki termasuk sebuah surat ancaman yang ada dalam kardus yang mengatasnamakan atau suruhan Pak Wito," demikian Bambang. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads