Pengungsi Merapi Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Pengungsi Merapi Kibarkan Bendera Setengah Tiang

- detikNews
Minggu, 21 Mei 2006 13:00 WIB
Sleman - Pengungsi Merapi yang berada di Balaidesa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, tengah berduka. Kepala Desa Hargobinangun Mulyono (45), yang berperan besar mengurusi pengungsi meninggal.Mulyono meninggal pukul 08.00 WIB, Minggu (21/5/2006) pagi tadi di RS Panti Nugroho, akibat penyakit jantung. Hingga pukul 12.45 WIB, ratusan pelayat memenuhi rumah almarhum. Bendera setengah tiang pun dikibarkan di depan Balai Desa yang ditempati 2 ribu pengungsi.Menurut istri kedua Mulyono, Sarjinah, setiap harinya termasuk tadi malam, Pak Kades itu tidur di Balai Desa yang dijadikan tempat pengungsian. Pagi tadi, Mulyono bahkan juga sempat berjalan-jalan dengan 4 anaknya untuk melihat kondisi pengungsi."Bapak meninggal mungkin karena kecapaian karena tiap hari, siang-malam mengurusi pengungsi. Saya sudah mengingatkan agar ia istirahat tapi ya dia tetap bekerja," kata Sarjinah. Sarjinah mengaku tidak mendapat firasat suaminya akan meninggalkan dirinya untuk selamanya. Malam kemarin, Mulyono tampak masih sehat. Pagi-pagi, almarhum menciumi keempat anaknya dan mengajak mereka berkeliling desa. Bahkan saat keliling desa, Mulyono sempat mengajak anak-anaknya foto bersama. "Tapi tiba-tiba saya dihubungi, bapak sedang kritis dan dirawat. Tidak lama dirawat, beliau menghembuskan nafas yang terakhir," kenang Sarjinah sedih. Mulyono meninggalkan 2 istri yakni Sukorini dan Sarjinah. Masing-masing istri dianugerahi 3 anak. Jenazah Mulyono akan dikembumikan pukul 03.00 WIB di Pemakanan Umum Dusun Ngrandu. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads