Soeharto Dikerangkeng Bambu

Soeharto Dikerangkeng Bambu

- detikNews
Minggu, 21 Mei 2006 12:22 WIB
Jakarta - Sekitar 400 orang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Adili Soeharto menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka. Dalam aksinya mereka menuntut agar pemerintahan SBY-JK tidak mengampuni Soeharto.Dalam aksinya di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Minggu (21/5/2006), sebagian pengunjuk rasa menggunakan topeng berwajah Soeharto dengan memakai jubah hitam yang terbuat dari kain plastik. Atribut itu untuk mencerminkan selama 32 tahun pemerintahan Soeharto menjadi sisi gelap kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.Mereka juga membawa kerangkeng yang terbuat dari bambu. Di dalam kerangkeng bambu itu satu orang bertopeng Soeharto dipenjarakan. Di dalam kerangkeng juga itu dituliskan kasus-kasus kejahatan kemanusiaan yang terjadi selama pemerintahan Soeharto seperti Trisakti, Tanjung Priok, Talangsari, dan kasus lainnya.Pengunjuk rasa menuding bahwa Soeharto sudah memberi mandat kepada pemerintah SBY-JK untuk melindunginya dan harta kekayaannya. Mereka menilai pembebasan terhadap Soeharto sebagai bentuk kegagalan pemerintahan SBY-JK karena seharusnya mereka mengadili Soeharto dan bukan malah membebaskan. Sebab dosa-dosa politik Soeharto sangat besar."Pengampunan terhadap Soeharto mengangkangi keinginan reformasi negeri ini. Ada apa dibalik pengampunan Soeharto ini?," tanya Imas, seorang nenek yang turut aksi unjuk rasa.Aksi ini juga melibatkan anak kecil. Ada di antara mereka yang memakai topeng berwajah raksasa. Sekitar 100 polisi dikerahkan untuk menjaga aksi ini. Mereka mengelilingi peserta aksi. Pengamanan terlihat lebih ketat dibandingkan dengan pengamanan aksi pendukung RUU APP. Sejumlah polisi ada yang membekali diri dengan tabung pemadam api/kebakaran. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads