Hadir pula Presiden RI Jokowi dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono sebagai saksi di acara akad nikah kedua mempelai.
"Selamat menempuh hidup baru kepada pasangan Putri dan Guinandra. Perjalanan bahtera rumah tangga baru dimulai. Semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah, menua bersama," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (21/3/22).
Bamsoet menuturkan pernikahan bukan hanya mengikat kedua pengantin. Akan tetapi mempersatukan kedua keluarga besar dari masing-masing mempelai, menguatkan jalinan silaturahim, serta mengokohkan persaudaraan kebangsaan.
"Sebuah pernikahan tentunya akan mempertautkan dua keluarga besar yang berbeda latar belakang daerah, adat istiadat dan budaya. Jadikan perbedaan latar belakang guna memperkokoh hubungan kekeluargaan. Itulah indahnya pernikahan dalam khasanah kebudayaan Indonesia yang ber-bhinneka tunggal ika," kata Bamsoet.
Ia pun turut mengingatkan bahwa dalam membangun bahtera rumah tangga tidaklah semudah membalikan tangan. Pasti akan ada ujian dan rintangan yang menghadang di tengah jalan. Namun semuanya menjadi tidak sukar untuk diatasi bersama.
"Insyaallah pasangan Putri dan Guinandra bisa mengatasi semua ombak serta gelombang kehidupan dalam menjalani bahtera rumah tangga. Saling menghormati, menyayangi serta menjaga satu dengan yang lain. Serta cepat mendapatkan buah hati yang sholeh/sholehah," pungkas Bamsoet.
(prf/ega)











































