Keluarga Berharap Agresti Dapat Ketemu Dalam Kondisi Apapun
Sabtu, 20 Mei 2006 23:09 WIB
Surabaya - Keluarga sangat berharap nasib Agresti Mita Defora (18) bisa segera diketahui. Dalam keadaan apapun. Itulah harapan yang dirasakan pasangan Joko Wiryanto (46)-Suyati (36) orang tua Agresti Mita Defora. Ada kegalauan dihati mereka setelah buah hatinya raib setelah ditelan ombak saat berlibur di Pantai Kuta Bali, Sabtu (20/5/20060) pagi."Sebagai orangtua mana yang tidak resah melihat anaknya hilang. Tapi kami ingin anak kami segera ditemukan dalam kondisi apapun," katanya.Di rumahnya di Jl Asem Jaya 3/9 Surabaya, hanya terlihat rasa duka dan wajah-wajah para tetangga yang ikut prihatin dengan musibah yang menimpa siswi kelas III IPA SMAN 4 itu.Orangtuanya terlihat hanya pasrah terhadap takdir yang sudah digariskan Yang Maha Kuasa. Sebab sampai Sabtu (20/5/2006) malam, dirinya belum memperoleh kabar atas nasib putrinya.Menurut Joko, putri pertama dari tiga bersaudara itu termasuk gadis yang tergolong cantik, mudah bergaul dan cukup pandai. Ia sama sekali tidak menduga kejadian ini menimpa anaknya.Joko Wiryanto, yang sehari-hari membuka warung makanan di depan kampus Universitas Wisnu Wardhana Malang, mengaku tidak punya firasat apapun.Katanya mengenang, Sejak kelas dua SMP, Agresti tinggal bersama budenya d Petemon Sidomulyo. Dan setelah menginjak bangku SMA, barulah Agresti tinggal kembali bersama orangtuanya.Yang sedikit mengherankan, prilaku Agresti menunjukan adanya perubahan. Jika sebelumnya tidak pernah berkunjung ke warungnya, namun tiga bulan terakhir, Agresti kerap mengunjungi warungnya di Malang."Sebelumnya tidak pernah dia lakukan. Saya tidak tahu, apakah itu tanda-tanda dia akan meninggalkan kami untuk selama-lamanya," kata Joko dengan nada lirih.
(ary/)











































