Humas Ahmadiyah: RUU APP Upaya Talibanisme di Indonesia

Humas Ahmadiyah: RUU APP Upaya Talibanisme di Indonesia

- detikNews
Sabtu, 20 Mei 2006 16:35 WIB
Jakarta - Pro-kontra Rancangan Undang-undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) terus mengemuka. Humas Ahmadiyah Indonesia malah menuding ada sekelompok orang yang berupaya melakukan praktek talibanisme di Indonesia. Ada yang menginginkan Indonesia seperti Afganistan.Hal ini disampaikan Humas Ahmadiyah Indonesia, Mubarik Ahmad, di sela-sela diskusi bertajuk 'Bedah Naskah Akademis RUU APP' di Aula Perpustakaan Nasional, Jl Salemba, Jakarta, Sabtu (20/5/2006). "Sepertinya ada upaya memasukkan aliran Taliban ke Indonesia. Ya itu seperti Taliban yang ada di Afganistan," cetus Mubarik. Siapa yang melakukan talibanisme? "Yang jelas kelompok pendukung. Tapi saya tidak bisa katakan itu partai politik atau ormas," ujar pria berjenggot itu. Menurut dia, RUU APP sangat berlebihan bila harus diberlakukan menjadi UU. Alasannya Indonesia sudah mempunyai Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). "Ini menggelikan. Di Arab saja UU kayak gitu tidak ada," imbuh dia. Ditambahkan Mubarik, Indonesia sangat beragam, heterigen. Menurut dia, akan sangat berbahaya jika ada kodifikasi, karena akan bisa memunculkan konflik horisontal. Menurut informasi yang diperoleh dia, bila RUU APP berhasil digolkan, ada 18 daerah yang akan menerapkan peraturan semacam Perda di Tangerang, Banten. "Sangat menggelikan kalau seperti di Perda Tangerang itu. Masak ciuman diatur tidak boleh lebih dari 5 menit. Padahal 5 menit itu lama lho," kata Mubarik sambil tertawa. Namun demikian, untuk isu ini Ahmadiyah Indonesia tidak akan mengambil sikap apa pun. Ahmadiyah tidak tertarik untuk turut bermain. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait