Mahasiswa Palembang Minta Harta Soeharto Disita

Mahasiswa Palembang Minta Harta Soeharto Disita

- detikNews
Sabtu, 20 Mei 2006 15:14 WIB
Palembang - Meski terkesan terlambat dari daerah lain, puluhan mahasiswa di Palembang akhirnya turun ke jalan. Mereka memprotes penghentian penyidikan terhadap Soeharto. Mereka meminta negara menyita harta Soeharto. Sekitar pukul 10.30 WIB, Sabtu (20/5/2006), seratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah, yang menamakan dirinya Gerakan Keluarga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bersatu, melakukan demo ke Kantor Gubernur Sumatra Selatan, Jalan Kapten A. Rivai Palembang. Mereka menuntut agar Soeharto dan kroni-kroninya tetap diadili. Selain melakukan orasi, mereka membawa spanduk, antara lain bertuliskan 'Sita Harta Koruptor untuk Rakyat', 'Tolak selesaikan utang yang lama, tolak utang yang baru', dan 'Cabut 3 undang-undang perburuhan.' Dalam pernyataan sikapnya, yang dibacakan koordinator aksi, Firli Dharta, para mahasiswa mempunyai 15 tuntutan kepada Pemerintahan SBY-Kalla. Antara lain, mereka meminta agar Soeharto diadili dan hartanya disita untuk kesejahteraan rakyat. "Kita perhatikan, sejak 8 tahun reformasi, dan kini diperintah oleh rezim SBY-Kalla, ternyata kaki tangan Amerika, malah membawa negara ini pada jurang ketidakpastian. Hal itu terbukti dengan naiknya harga BBM, kehidupan rakyat makin miskin, yang paling parah ada dikeluarkannya undang-undang perburuhan. Yang jelas merugikan para buruh," kata Firli. Selain itu, mereka memprotes keluarnya SKP3 terhadap mantan Presiden Soeharto oleh Kejaksaan Agung RI. Menurut Firli, keluarnya SKP3 itu akan menyumbat hukum di Indonesia. Padahal, selain Soeharto, masih banyak kroni-kroninya yang bermain di belakangnya. "Mereka semua yang terlibat, tidak boleh dibiarkan. Mereka harus juga dihukum. Harta yang mereka miliki harus disita demi kesejahteraan rakyat," kata Firli. Puluhan Mahasiswa itu, memulai aksinya dari kampus Universitas Muhammadiyah Palembang di Jalan Ahmad Yani. Kemudian mereka menuju Kantor Gubernur Sumsel melalui Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Kapten A Rivai. Kemudian mereka mendatangi Kantor DPRD Sumatera Selatan di Jalan POM IX. Sekitar pukul 12.00 WIB, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Presidum Mahasiswa IAIN Raden Fatah, Palembang, melakukan aksi yang sama. Dari kampus mereka di Jalan Jenderal Sudirman, mereka melakukan long march menuju kantor Kejaksaan Tinggi Sumsel Jalan Ade Irma Suryani Palembang. Mereka menuntut hal yang sama. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads