SMU 4 Surabaya Penuh Isak Tangis, Salat Gaib Digelar

SMU 4 Surabaya Penuh Isak Tangis, Salat Gaib Digelar

- detikNews
Sabtu, 20 Mei 2006 15:14 WIB
Surabaya - Musibah tenggelamnya 6 siswa SMU 4 Surabaya saat berwisata ke Kuta Bali, Sabtu (20/5/2006) membuat siswa-siswi dan guru yang sedang mengikuti proses belajar mengajar di sekolah tersebut kaget. Mereka tidak pernah menyangka kepergian 304 siswa-siswi ke Bali berujung duka. Mendapat kabar terjadi musibah, suasana SMA 4 Surabaya yang terletak di Jalan Dr Moestopo langsung heboh. Mereka pun segera menggelar salat gaib dan memanjatkan doa bersama-sama di musala kompleks sekolah tersebut.Kesedihan dan suasana duka tampak menggelayuti ratusan siswa kelas 1 dan 2, serta guru-guru yang hari ini masuk sekolah. Isak tangis tak terbendung, sehingga suasana sekolah menjadi tidak seperti biasanya. Mereka tidak pernah menyangka, liburan siswa kelas 3 usai mengikuti ujian nasional berujung petaka.Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana, Sohib, kepada wartawan yang menemuinya mengatakan, setelah terjadi musibah ini, sekitar pukul 10.00 WIB, delapan bus yang mengangkut sekitar 300 siswa dipulangkan ke Surabaya.Empat siswa korban tewas antara lain Nurcholis Agusti (17), alamat di Tambak Mayor Baru II/97 Surabaya, Nining Wijayanti (17), alamat di Jalan Darmo Indah 5A Surabaya, Wenny Wilujeng (17), warga di Jalan Gresik 39 Surabaya, dan satu masih hilang Anggresti Mita Devora (17), yang bertempat tinggal di Jalan Asem Jaya 3 nomor 9.Selain itu, dua orang siswa yang selamat saat ini dirawat di RS Sanglah, Denpasar, Mereka adalah Muhammad Irfan Maulana (17) dan Soni Setiawan (17). Mereka dirawat di UGD RSUP Sanglah, Denpasar. Kondisi Soni masih kritis."Saya sempat memegang tangan Agresti. Namun saat berenang terlepas dan saya berusaha berenang ke tepian," kata Irfan dengan nada lirih dan masih dibantu alat pernafasan ini, di RSUP Sanglah, Bali, Sabtu (20/5/2006).Siswa-siswi SMUN 4 Surabaya singgah di Pulau Dewata ini dalam rangka liburan bersama setelah menjalani UN. Wisata liburan yang diikuti 304 siswa ini dikawal 21 guru. Rombongan yang diangkut dengan 8 bus ini berangkat dari Surabaya Jumat (19/5/2006) sore dan tiba di Bali Sabtu pukul 04.00 WIB.Mereka menginap di Hotel Holiday dan Hotel Diana Pura.Kejadian nahas ini berawal saat siswa-siswi SMUN 4 Surabaya ini mandi di Pantai Seminyak, di belakang Hotel Holiday pada Sabtu (20/5/2006) pukul 06.00 Wita. (jon/)


Berita Terkait